HANKAM

KRI Brawijaya-320 Debut Tembakkan Meriam sejak Didatangkan dari Italia

KRI Brawijaya-320
KRI Brawijaya-320 tembakkan meriam untuk pertama kalinya. (Foto: Dok. tni.mil.id)

Jakarta, IDM – Kapal fregat terbaru TNI Angkatan Laut, KRI Brawijaya-320, melakukan debut menembakkan meriam sejak didatangkan dari Italia.

Dentuman meriam itu terjadi pada momen peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI AL di Dermaga Madura, Koarmada II Surabaya, Rabu (10/9).

“KRI Brawijaya-320 yang merupakan alutsista terbaru milik TNI AL memamerkan dentuman meriam untuk pertama kalinya saat pelaksanaan hari jadi ke-80 TNI AL,” tulis keterangan pers, dikutip dari tni.mil.id, Kamis (11/9).

Baca Juga: TNI AL Kirim Dua Kapal Perang ke Papua Nugini, Begini Rangkaian Misinya

KRI Brawijaya-320 tiba di Surabaya, pada Rabu, untuk memperkuat satuan kapal eskorta Komando Armada (Koarmada) II.

Selain menembakkan meriam, KRI Brawijaya juga melaksanakan passing exercise saat upacara hari jadi ke-80 TNI AL di Surabaya yang dipimpin oleh Panglima Koarmada II Laksda TNI I.G. Putu Alit Jaya.

Sebelumnya, momen ketibaan KRI Brawijaya disambut oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin yang mewakili pemerintah di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/9).

Baca Juga: TNI AL Sempat Bahas Kapal Selam Interim Cina, Kini Fokus Bangun Scorpene Prancis

KRI Brawijaya tiba di Tanah Air setelah berlayar selama 44 hari dari La Spezia, Italia. Kapal kelas Thaon di Revel itu dikomandani Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondakh dan membawa 160 kru.

Bersama KRI Siliwangi-321 yang juga produksi galangan Fincantieri, KRI Brawijaya merupakan pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk TNI AL.

Mulanya, KRI Brawijaya dan KRI Siliwangi merupakan kapal PPA (Pattugliatore Polivalente d'Altura) atau Multipurpose Combat Ship yang merupakan bagian dari Angkatan Laut Italia. Kedua kapal itu kemudian diakuisisi Indonesia. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.