HANKAM

KRI Bima Suci Ikuti "Passing Exercise" Bersama Kapal Destroyer JS Murasame

KRI Bima Suci mengikuti passing exercise
KRI Bima Suci bertolak dari Yokosuka, Jepang, dan mengikuti passing exercise bersama kapal perang destroyer milik JMSDF, yakni JS Murasame (DD-101) di Perairan Uraga Suido, Sabtu (5/10). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – KRI Bima Suci melaksanakan passing exercise bersama salah satu kapal perusak (destroyer) milik Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF) yakni JS Murasame (DD-101) di Perairan Uraga Suido, Sabtu (5/10).

Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso menjelaskan latihan bersama JS Murasame juga sekaligus untuk melepas keberangkatan kapal layar latih TNI AL menuju etape ke-10 pelayaran muhibah dan diplomasi Kartika Jala Krida (KJK) 2024 menuju Manila, Filipina.

Baca Juga: Marinir Penjaga Perbatasan RI-Australia di Pulau Ndana Gelar Upacara HUT Ke-79 TNI

"Passing exercise adalah latihan kapal perang angkatan laut suatu negara dengan kapal perang angkatan laut negara lain yang masuk dan atau keluar perairan yurisdiksi negaranya," ujar Hastaria yang juga selaku komandan satgas KJK 2024, dikutip dari laman TNI AL.

Selain itu, Hastaria mengungkapkan KRI Bima Suci dan JS Murasame juga melaksanakan latihan juga Photoex, yaitu mengambil dokumentasi saat manuver laut dari udara menggunakan unsur helikopter milik Angkatan Laut Bela Diri Jepang.

"Pada kesempatan ini kedua kapal juga melakukan manuver taktis dan farewell passing yang bertujuan melatih kerja sama antara dua angkatan laut dan membangun hubungan diplomasi," tandasnya.

Baca Juga: Peringati HUT ke-79 TNI, Lanud Adi Soemarmo Bagikan Makan Gratis

Adapun KRI Bima Suci membawa 98 personel dan 189 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-71 untuk menempuh pelayaran selama 90 hari dengan membawa misi diplomasi muhibah duta bangsa serta latihan praktik.

Pelayaran tersebut menempuh jarak 10.715 mil laut dengan rute Surabaya–Jakarta–Singapura–Kamboja–Vietnam–Cina–Korea Selatan–Rusia–Jepang–Filipina–Balikpapan dan dijadwalkan kembali lagi ke pangkalan di Surabaya pada Oktober ini. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.