Kowal Ikut Serta Dalam Bantuan Banjir Kalsel

Banjarmasin, IDM - TNI Angkatan Laut dalam misi operasi kemanusian membantu korban banjir di Kalimantan Selatan juga melibatkan Prajurit Korps Wanita TNI AL (Kowal) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Wanita Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin untuk mendistribusikan bahan bantuan kebutuhan kepada masyarakat terdampak musibah banjir, Kamis (21/1).
Keikutsertaan Kowal dan PNS Wanita yang berdinas Lanal Banjarmasin ini sesuai pesan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang mengharapkan bahwa kehadiran prajurit-prajurit TNI AL harus mempunyai dampak positif di tengah-tengah masyarakat.

Pendistribusian bantuan menggunakan perahu karet ke berbagai sejumlah titik pengungsian di Kota Banjarmasin ini dipimpin Perwira Tertua (Pater) Kowal Lanal Banjarmasin Mayor Laut (K/W) dr. Meutia Indra Sakti. Berbagai bahan bantuan paket sembako tersebut diserahkan kepada masyarakat yang terdampak banjir baik di posko-posko pengungsian maupun langsung kerumah warga yang masih bertahan.
"Kami siap membantu melaksanakan distribusi bantuan sesuai amanah pemimpin TNI AL sampai dengan seluruh bantuan tersalurkan kepada yang membutuhkan, semoga musibah ini segera berakhir dan seluruh masyarakat selamat,” ungkap Pater Kowal Lanal Banjarmasin.
Lanal Banjarmasin telah melaksanakan Search and Rescue (SAR) sejak mulai terjadinya musibah banjir hingga sampai sekarang. Tim SAR Lanal Banjarmasin mendapat bantuan dari Kopaska dan Dislambair Koarmada II serta Prajurit Marinir dari Pasmar 1 Jakarta. (rgp/wan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































