Kostrad Resmi Buka Latihan Pembentukan Taipur di Sanggabuana

Jakarta, IDM – Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) resmi membuka Latihan Pembentukan Taipur XIII Kostrad TA 2026. Pembukaan dipimpin Asops Kaskostrad Brigjen TNI Tommy Anderson, bertempat di Menlatpur Kostrad Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Jumat (14/8).
Baca Juga: Aksi Marinir Indonesia dan Amerika Evakuasi Korban Tempur di Hutan Lampung
Dilansir dari keterangan Penkostrad, dalam amanat Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar yang dibacakan Asops Kaskostrad menegaskan bahwa latihan ini memiliki arti strategis dalam membentuk prajurit Taipur yang profesional, tangguh, adaptif, serta memiliki kemampuan intelijen tempur.
Pangkostrad menekankan agar seluruh tahapan latihan dilaksanakan secara profesional, terukur, realistis, serta mengutamakan keamanan dan keselamatan guna mencapai zero accident.
“Laksanakan latihan dengan sungguh-sungguh. Jadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan dan membentuk prajurit Taipur yang andal,” kata Pangkostrad.
Baca Juga: Marinir RI dan AS Adu Taktik Drone hingga Perang Kota di Lampung
Diharapkan melalui latihan tersebut lahir prajurit pengintai tempur yang memiliki kemampuan khusus, ketangguhan fisik, ketajaman berpikir, disiplin, keberanian, serta kesiapan menghadapi dinamika ancaman di medan operasi modern.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































