HANKAM

Kostrad Pasang 50 Titik Lampu Solar Cell di Sukabumi

Kostrad Pasang 50 Titik Lampu Solar Cell di Sukabumi
Kostrad melakukan pemasangan lampu Solar Cell di Sukabumi. (Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Menindaklanjuti petunjuk Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, Sub Detasemen Daerah Latihan (Subdenrahlat) Kostrad Cibenda melakukan pemasangan Lampu Solar Cell di Sukabumi, Jawa Barat.

Dilansir siaran pers Penerangan Kostrad, Selasa, (8/11) Dansubdenrahlat Cibenda, Kapten Inf Ahmad Zaenuddin menjelaskan bahwa pemasangan lampu solar cell sebanyak 50 titik tersebar di beberapa desa, antara lain di Cibenda, Desa Caringin Nunggal, Desa Ciblengbeng, Desa Nyalindung, Desa Cimapag dan Desa Tegaljoho dengan sasaran utama akses jalan yang terhubung ke pemukiman warga, pertigaan jalan, Posyandu maupun tempat ibadah.

Kostrad Pasang 50 Titik Lampu Solar Cell di Sukabumi
(Dok. Penkostrad)

Sedangkan untuk lokasi yang tidak ada tiang-tiang PLN, pihaknya mendirikan sendiri tiang lampu tersebut.

Menurut Zaenuddin, pemilihan lampu solar cell karena memliliki banyak keuntungan, antara lain tidak perlu menggunakan kabel dan sambungan listrik, hemat energi karena daya listrik bersumber dari cahaya matahari.

"Tidak ribet dan tidak mengandalkan tenaga manusia untuk operasionalnya, siang hari menyerap cahaya matahari sebagi sumber tenaga listrik dan saat malam hari secara otomatis lampu menyala bertahan sampai esok harinya," imbuhnya.

Sementara itu menurut Maman, warga Desa Caringin Nunggal menuturkan, sebelum ada pemasangan lampu solar cell, jalan menuju tempat tinggalnya gelap gulita ditambah kondisi jalan rusak, sehingga warga takut saat melintas.

Baca: Wakil KSAL: Optimalisasi Kekuatan TNI AL Harus Selaras dengan Pembangunan Nasional

Oleh karena itu, dirinya sangat bersyukur dengan adanya pemasangan lampu tersebut.

Alhamdulillah sudah diberikan penerangan lampu solar cell oleh bapak-bapak dari Kostrad, bisa bantu masyarakat," kata Maman. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.