Kostrad Berikan Pembekalan Pengetahuan Kesehatan Jantung kepada Prajurit

Jakarta, IDM – Panglima Kostrad, Letjen TNI Mohammad Fadjar, menghadiri acara pembekalan kesehatan bertema “Kenali serta Cegah Penyakit Jantung Koroner” yang diikuti para prajurit, Persit, dan PNS Kostrad di Makostrad, Gambir, Jakarta, Kamis (20/8).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran kesehatan, mengingatkan menjaga kesehatan jantung, serta kesiapsiagaan dalam memberikan pertolongan pertama atau dalam kondisi darurat.
Baca Juga: Temui Menhan Sjafrie, Menhan Cina Ajak RI Gagalkan Niat Jahat Kekuatan Asing yang Merusak Tatanan
Dalam kegiatan ini, Letkol Ckm Gregorius D. Wicaksono, yang juga spesialis jantung dan pembuluh darah ditunjuk sebagai narasumber.
Ia memaparkan, mengenali faktor risiko penyakit jantung koroner serta langkah-langkah pencegahannya adalah hal penting yang perlu diketahui.
“Langkah-langkah pencegahannya melalui penerapan pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara berkala dan kewaspadaan terhadap gejala yang dapat mengarah pada gangguan jantung,” terang Gregorius, dilansir dari rilis Penerangan Kostrad, Jumat (21/8)
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai kesehatan jantung sekaligus membekali peserta dengan kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pada penderita penyakit jantung.
Selain materi kesehatan, para peserta yang hadir juga mendapatkan pelatihan bantuan hidup dasar. Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pertolongan awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi seseorang dalam kondisi darurat, khususnya henti jantung atau henti napas.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Undang Militer Cina untuk Ikut Latma Heping Garuda
Pelatihan bantuan hidup dasar juga menekankan pentingnya respons yang cepat dan tepat dalam memberikan pertolongan sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dengan dibekali pengetahuan tersebut, peserta diharapkan bisa mengambil tindakan awal secara benar dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































