HANKAM

Kosek I Perkuat Keterpaduan Pertahanan Udara lewat Latihan Cakra A 2026

Pangkoopsau Marsda TNI Djoko Hadipurwanto
Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto membuka Latihan Cakra A Tahun Anggaran 2026. (Foto: Dok. Instagram @koopsau_news)

Jakarta, IDM – ​Jajaran Komando Sektor (Kosek) I TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar Latihan Cakra A Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya untuk memperkuat keterpaduan unsur-unsur pertahanan udara dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.

Latihan tersebut diawali dengan acara pembukaan yang dipimpin oleh Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto, selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimulat), melalui konferensi pers dari Ruang Pusat Olah Yudha, Seskoau, Lembang, Selasa (23/6).

Baca Juga: Isu Penolakan Pembangunan Yon TP Bandung, TNI Tegaskan tak Ambil Lahan Tani

Pada pelaksanaan tahun ini, Latihan Cakra A mengusung tema “Kosek I beserta Jajarannya Melaksanakan Kegiatan Pertahanan Udara Secara Terpadu di Wilayah Tanggung Jawab Kosek I Dalam Rangka Menjaga Kedaulatan Wilayah Udara Nasional.”

Pangkoopsau Marsda TNI Djoko Hadipurwanto
Acara pembukaan Latihan Cakra A Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin oleh Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto (Foto: Dok. Instagram @koopsau_news)

“Latihan Cakra A merupakan sarana penting untuk memelihara, meningkatkan, dan menguji kemampuan serta kesiapsiagaan unsur-unsur pertahanan udara TNI Angkatan Udara, khususnya di jajaran Kosek I,” ungkap Marsda TNI Djoko dikutip dari unggahan Instagram @koopsau_news, Rabu (24/6).

Baca Juga: Penerbang Skadron Udara 1 Asah Kemampuan Air Refueling dengan Hawk

Menurut Pangkoopsau, latihan tersebut juga menjadi sarana untuk mengukur efektivitas sistem komando dan kendali dalam mengoordinasikan berbagai unsur pertahanan udara.

Keberhasilan suatu operasi pertahanan udara, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh kemampuan masing-masing satuan, tetapi juga oleh koordinasi, komunikasi, serta kecepatan pengambilan keputusan saat menghadapi ancaman.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.