HANKAM

Korps Marinir TNI AL Gelar Serbuan Vaksinasi Masyarakat di Pulau Tidung

Korps Marinir TNI AL Gelar  Serbuan Vaksinasi Masyarakat di Pulau Tidung
Photo. Dok :, Pen. Marinir

Jakarta, IDM - Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan “Serbuan Vaksinasi Maritim” dengan menyasar nelayan-nelayan dan Masyarakat Pulau Tidung di wilayah Kepulauan Seribu dengan menyiapkan 2.000 vaksin Sinovac. Kegiatan yang juga melibatkan Pasukan Khusus Detasemen Jalamangkara (Denjaka) ini ditinjau langsung Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., bertempat di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jumat, (6/8).

Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono menyampaikan dipilihnya Pulau Tidung sebagai tempat vaksinasi sesuai program yang dicanangkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bahwa serbuan vaksinasi yang dilaksanakan TNI AL menargetkan masyarakat maritim diseluruh Indonesia termasuk yang berada disekitar Kepulauan Seribu yang juga merupakan tempat latihan TNI AL.

“Kegiatan vaksinasi TNI AL tentunya menindak lanjuti perintah Bapak Presiden RI bahwa kita harus mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok bagi masyarakat Indonesia. Kalau kita semangat dan masyarakatnya antusias mengikuti program-program pemerintah untuk menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Maju pasti dapat tercapai,” tegas Wakasal.

Photo. Dok; Pen. Marinir

Senada dengan Wakasal, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr. (Han)., terus-menerus memerintahkan jajaran Korps Baret Ungu untuk melakukan “Serbuan Vaksinasi Covid 19”, baik untuk masyarakat umum maupun masyarakat maritim dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Korps Marinir TNI AL. Selama melaksanakan kegiatan serbuan vaksinasi maritim sejak 6 Juni 2021 lalu , Korps Marinir tercatat telah memberikan vaksinasi Covid-19 sebanyak 43.884 orang untuk dosis ke 1 dan 7.750 orang untuk dosis ke 2.

Sementara itu, Komandan Detasemen Jalamangkara Kolonel Marinir Kresno Pratowo selaku Ketua Pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Vaksinator yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 30 personel, terdiri dari TNI AL dari Satuan Satkes Kolinlamil, Satkes Lantamal lll, RS Marinir Cilandak dan Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1 Marinir. Disamping TNI AL dibantu juga oleh Pemprov DKI Jakarta dan Pemkab Kepulauan Seribu.

Selain kegiatan vaksinasi, TNI AL juga turut berperan untuk meringankan beban masyarakat dengan membagikan 1.000 paket sembako di wilayah Pulau Tidung dan sekitarnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Asintel KSAL Laksda TNI Angkasa Dipua, S.E., M.M., Aspotmar Kasal Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono, Kadiskesal Laksma TNI dr. Agus Guntoro, Bupati Kep. Seribu Junaedi, S.Sos., M.Si., serta pejabat lainnya. (wan/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.