HANKAM

Korps Marinir TNI AL-AS Luncurkan Serangan Mortir dan GPMG

Prajurit Korps Marinir TNI AL dan AS
Prajurit Korps Marinir TNI AL dan AS berlatih menembak senjara bantuan jenis mortil dan GPMG di Puslatpurmar 6 Antralina, Sukabumi, Jumat (1/12). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Prajurit Kops Marinir TNI AL dan Korps Marinir Amerika Serikat, Pasifik (US Marine Coprs Forces, Pacific) berlatih menembak senjata bantuan jenis mortir dan General Purpose Machine Gun, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/12).

Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Senin (4/12), latihan tersebut diawali dengan prosedur pengamanan sebelum melaksanakan penembakan dan dilanjutkan dengan penembakan yang diawali oleh Marinir Amerika Serikat.

Usai para prajurit Marinir AS melaksanakan penembakan, kemudian dilanjutkan dengan penembakan oleh para prajurit Korps Marinir TNI AL dengan menggunakan Mortir 60 MM.

Baca Juga: TNI AU-RSAF Rampungkan Latma Indopura ke-22 dan 4th Joint Fighter Weapon Course

Sementara itu, di tempat berbeda juga dilaksanakan penembakan senapan mesin General Purpose Machine Gun oleh prajurit Korps Marinir dari kedua negara tersebut.

Prajurit Korps Marinir TNI AL dan AS
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

Latihan bersama Keris Marex 2023 ini akan dilaksanakan dari 25 November-10 Desember mendatang dengan mengedepankan pertukaran taktik serta teknik pertempuran terbaru menghadapi ancaman peperangan modern saat ini.

"Selalu utamakan keselamatan dan keamanan personel pada saat penembakan, baik mortir maupun General Purpose Machine Gun," ujar Dansatgas Latma Keris Marex Letkol (Mar) Arief Bastian Sanusi Chaniago.

Marinir
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

Baca Juga: Bantu Tentara Lebanon, Satgas MTF TNI Diganjar Lebanese Medal

Sebelumnya, sebanyak 150 prajurit Korps Marinir TNI AL dan 150 anggota pasukan Korps Marinir AS (US Marine Corps) mengikuti latihan bersama Keris Marex 2023.

Pada tahun ini, Marinir Indonesia dan Amerika saling berlatih bersama untuk meningkatkan kemampuan pertahanan pesisir, menembak, senjata multikru, dan kemampuan sistem pertahanan udara gabungan tanpa awak. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.