Korps Marinir-Pakistan Navy Matangkan Rencana Latma Keris Talwar 2023

Jakarta, IDM - Koprs Marinir bersama Pakistan Navy menyelenggarakan rapat perencanaan awal konferensi latihan bersama (latma) Keris Talwar 2023 di Sentul, Bogor, Selasa (17/1).
Rapat yang dipimpin oleh Letnan kolonel Laut (P) Wahyu Hidayat selaku kepala delegasi TNI AL dan Col Wakas selaku delegasi Pakistan itu, juga dihadiri oleh Komandan Batalyon Infanteri 2 Marinir Letkol (Mar) Amin Surya Laga.
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Rabu (18/1), latma Keris Talwar 2023 akan dilaksanakan di Pakistan pada Februari 2023 dengan melibatkan personel Marinir yang dipimpin Amin selaku Dansatgas Marinir dan Pakistan Navy (Marines and Special Service Group).

Adapun, beberapa materi latihan pada pelaksanaan IPC adalah combat markmanship, close quarter batle (CQB), military operation on urban terrain (MOUT), jungle patrol, long range navigation, combat free fall dan operasi raid amfibi.
Baca: Amankan Jalur Logistik Pembangunan IKN, TNI AL Resmikan Patkamla Posa II-13-52
Sebelumnya, kegiatan Latma Keris Talwar 2023 ini merupakan latihan bilateral yang kedua kalinya dilaksanakan oleh TNI AL (Marinir) dan Pakistan Navy, dimana pada pelaksanaan latihan yang lalu dilakukan pada 2018 di Indonesia. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































