Korps Marinir dan BNPP Restorasi Pos Pengamanan Pulau Terluar

Jakarta, IDM – Korps Marinir mendukung penuh langkah Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP-RI) dalam merestorasi pos pengamanan pulau terluar. Sinergi ini bertujuan memperkuat pertahanan serta menjaga kedaulatan wilayah perbatasan NKRI.
Dukungan tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi sinergi pembangunan dan restorasi pos pengamanan pulau terluar di BNPP-RI, Jakarta, Selasa (11/8).
Baca Juga: Sambut HUT Ke-81 RI dan TNI, Pangkormar Gembleng Kesiapan Prajurit Marinir
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel (Mar) Rana Karyana menyatakan, kolaborasi ini menjadi sarana krusial untuk membenahi fasilitas militer di kawasan terdepan. Perbaikan menyasar sarana prasarana hingga dukungan operasional bagi prajurit yang bertugas di lapangan.
"Sinergi antara BNPP-RI dan Korps Marinir menjadi faktor penting untuk mewujudkan fasilitas pengamanan yang optimal serta berkelanjutan di pulau-pulau terluar," kata Rana, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Rabu (12/8).
Rana menegaskan, perbaikan pos di kawasan terluar, terdepan, dan terpencil (3T) bakal memperkuat kehadiran negara di perairan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Langkah ini sekaligus memastikan kesiapsiagaan prajurit baret ungu saat mengawal kedaulatan nasional.
Baca Juga: KSAD Sebut Ujung Tombak TNI AD Ada di Dansatkowil
"Melalui koordinasi ini, terwujud langkah konkret dan terpadu dalam pembangunan serta restorasi pos pengamanan. Korps Marinir senantiasa siap mendukung kebijakan pemerintah di wilayah perbatasan," ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP-RI Gutmen Nainggolan. Dalam pertemuan itu, Panglima Korps Marinir Letjen (Mar) Endi Supardi mengutus Asisten Operasi Pangkormar Brigjen (Mar) Arief Rahman H. Anggorojati sebagai perwakilan institusi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































