HANKAM

Korps Marinir Anugerahi Menko Polhukam Sebagai Warga Kehormatan

Menko Polhukam Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (kiri) di Situbondo, Jawa Timur, Selasa (1/8), usai menganugerahi warga kehormatan Korps Marinir kepada Mahfud. (Foto: Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Menko Polhukam Mahfud MD dianugerahi sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Penganugerahaan ini ditandai dengan dipasangnya Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amfibi Korps Marinir kepada Mahfud MD.

"Tadi pagi, saya mendapatkan kehormatan untuk dianugerahkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir dan penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amfibi Korps Marinir," kata Mahfud di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (1/8).

Baca Juga: 500 Komcad Matra Laut Siap Perkuat Kemampuan Komponen Utama TNI

Sejak Senin kemarin, Mahfud bersama Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, meninjau sekaligus menyaksikan langsung latihan gabungan yang berlangsung di Jawa Timur.

"Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan TNI, khususnya Pimpinan TNI Angkatan Laut, khususnya lagi Komandan Korps Marinir yang telah menganugerahkan kehormatan kepada saya menjadi warga kehormatan Korps Marinir. Mudah-mudahan ini menjadi pengingat bagi saya untuk bersama-sama seluruh rakyat Indonesia, dan bersama seluruh TNI berjuang mempertahankan NKRI," jelas Mahfud.

Saat melihat latihan gabungan, Mahfud mengaku terkesan sekaligus bangsa terhadap prajurit TNI yang telah menunjukkan sikap yang profesional, kapabilitas dan terutama semangat untuk menjaga NKRI.

Baca Juga: Sambut HUT Ke-78 Kemerdekaan RI, TNI AD Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih di Aceh

"Saya menjadi sangat optimis, bahwa negara ini akan dapat dijaga dengan baik, manakala semangat seluruh prajurit TNI itu sama dengan yang ditunjukkan oleh latihan atau latihan gabungan kemarin, baik yang hadir disini maupun yang tidak hadir harus mempunyai semangat yang sama, demi melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia," ungkap Mahfud.

Disisi lain, Mahfud juga menyadari, dari sudut fasilitas, anggaran, kemudian teknologi masih perlu untuk dilakukan peningkatan.

"Tetapi yang sangat membanggakan dari TNI kita adalah semangat cinta tanah air, untuk membela NKRI dengan segala kemampuan yang ada, dengan semangat padamu negeri kami berjanji, padamu negeri kami berbakti, bagimu negeri jiwa raga kami," tutupnya. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.