HANKAM

Korpasgat Perkuat Interoperabilitas dan Kemampuan Taktis dengan Pasukan Khusus AS

Latma JCET
Upacara pembukaan Latma Joint Combined Exchange Training (JCET) Balance Arrow Iron Tahun Anggaran 2026 yang diikuti oleh prajurit Korpasgat dan SFOD-A 1234. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) terus mendorong peningkatan interoperabilitas dan kemampuan taktis melalui kerja sama dengan pasukan khusus Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), Special Forces Operational Detachment Alpha (SFOD-A) 1234.

Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Latihan Bersama (Latma) Joint Combined Exchange Training (JCET) Balance Arrow Iron Tahun Anggaran 2026 yang digelar di daerah latihan Korpasgat, Balegede, Bandung, Jawa Barat, pada 17 April hingga 15 Mei 2026.

Baca Juga: Cerita Prajurit TNI AD, Evakuasi Delapan Korban Helikopter lewati Medan Ekstrem

Dalam latihan tersebut, personel pasukan khusus dari kedua negara akan mempraktikkan beragam skenario, mulai dari skenario operasi gabungan hingga latihan tempur. Seluruh rangkaian materi latihan dirancang untuk mengasah koordinasi taktis sekaligus meningkatkan kesiapan operasional.

“Melalui kegiatan ini, profesionalisme para prajurit diharapkan semakin meningkat, serta kerja sama dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik semakin kokoh,” demikian tulis siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), dikutip Sabtu (18/4).

Prajurit Korpasgat
Prajurit Korpasgat (baret jingga) yang mengikuti Latma Joint Combined Exchange Training (JCET) Balance Arrow Iron Tahun Anggaran 2026 bersama SFOD-A 1234. (Foto: Dok. Dispenau)

Latihan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin Komandan Detasemen 903/Bansus Mayor Pas Kurniawan Adi Subakti, didampingi Detachment Commander SFOD-A 1234, CPT Nathaniel L. Meidl.

Baca Juga: Tim Siber Kopassus Raih Juara Pertama Ajang WMS 2026

“Latihan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan taktis, sekaligus menjadi sarana pertukaran pengetahuan serta pengalaman antar prajurit kedua negara,” tegas Kurniawan.

Sementara itu, Meidl mengapresiasi pelaksanaan latihan ini dan berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan keterampilan sekaligus mempererat hubungan profesional antara kedua pihak. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.