Korem 131/Santiago Evakuasi Warga Manado Terdampak Banjir

Jakarta, IDM – Korem 131/Santiago membantu proses evakuasi masyarakat terdampak banjir yang melanda beberapa wilayah di Manado, Sabtu (22/3).
Banjir yang terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan aliran sungai tidak mampu menampung debit air, sehingga air meluap ke jalan raya dan merendam sejumlah kawasan pemukiman warga di Kampung Tanjung Ternate Kota Manado.
Baca Juga: Pangdam XVII/Cenderawasih Jenguk Korban Serangan OPM di RS Marthen Indey
Dalam menghadapi situasi darurat ini, Korem 131/Santiago dan tim Basarnas Prov. Sulut segera turun tangan dan melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak Banjir.
Komitmen Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo M. Turnip membantu masyarakat kota Manado.
Baca Juga: Dankodiklatau: Sekbang PSDP TNI Bentuk Prajurit Siswa Jadi Perwira Penerbang Profesional
“Kami bersama seluruh jajaran akan terus membantu dan mendampingi masyarakat sampai kondisi ini benar-benar pulih, TNI selalu siap membantu kapan saja dibutuhkan,” ujar Danrem dalam rilis yang diterima pada Senin sore (24/3).
Tindakan cepat ini merupakan wujud nyata dari semangat TNI yang berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Korem 131/Santiago dan seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk terus mendukung dan membantu kesulitan masyarakat diseluruh wilayah yang terdampak bencana. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































