HANKAM

Kopassus Akan Gelar Latma Tiger Bersama Royal Thai Army Special Forces

Prajurit Kopassus
Prajurit Kopassus TNI AD saat upacara penyerahan estafet kepemimpinan Kopasssus beberapa waktu lalu. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM - Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayor Jenderal (Mayjen) Deddy Suryadi memastikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat (AD) akan menggelar latihan bersama (latma) dengan Royal Thai Army Special Forces atau pasukan khusus Angkatan Darat Thailand pada tahun ini.

Rencana itu dibahas saat Chief of Army Royal Thai Army atau Panglima Militer Thailand Jenderal Narongpan Jittkaewtae berkunjung ke Markas Kopassus di Jakarta Timur, beberapa hari lalu.

“Jadi, kemarin dalam rangka pertemuan, diskusi bagaimana kerja sama militer antara Indonesia dengan Thailand, termasuk juga dengan apa yang harus kami latihkan dengan situasi dan kondisi yang update saat ini,” kata Danjen Kopassus di Green Terrace TMII, Jakarta Timur, seperti dikutip dari Kompas, Jumat, (28/7).

Baca Juga: Dua Mahasiswa Unjani Wisuda di Medan Operasi Intan Jaya

Deddy mengungkapkan, latihan bersandi Latma Tiger itu rencananya akan digelar di Indonesia.

Ia mengatakan bahwa Latma Tiger merupakan kegiatan rutin antara Kopassus dan pasukan khusus AD Thailand.

“Jadi kami misalkan tahun ini (latma) di Indonesia, tahun depan di Thailand,” ujar Deddy.

Saat ini, Deddy mengatakan, kedua pihak sedang menggelar initial planning conference untuk mematangkan materi Latma Tiger 2023.

“Yang harus didiskusikan, materi, waktu, dan tempatnya,” kata Deddy.

Baca Juga: Daftar Alutsista TNI AL Dikerahkan di Latgab TNI 2023, Ada Kapal Perusak Kawal Rudal

Dilansir dari laman Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Latma Tiger merupakan latihan rutin antara Kopassus dan Royal Thai Army Special Forces (RTASF).

Latma itu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan bertukar pengalaman sebagai bekal di medan operasi.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan baik antara Kopassus TNI AD dengan RTASF, serta kerjasama antara Indonesia dan Thailand. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.