Kopassus Akan Beraksi di HUT ke-79 TNI, Intip Persiapannya

Jakarta, IDM – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD akan menggelar berbagai aksi di puncak HUT ke-79 TNI di Monas, 5 Oktober 2024 mendatang.
Pasukan Baret Merah ini sendiri akan menerjunkan 1000 prajuritnya yang merupakan gabungan dari grub 1 Kopassus, Grup 2 Kopassus, Group 3 Kopassus dan Sat 81 Gultor Kopassus, Pusdik Kopassus, Denma Kopassus.

Baca Juga: Angkut 190 Prajurit ke Indonesia, Jerman Gandeng TNI AL Gelar Latihan Bilateral
Dilansir dari postingan instagram Penerangan Kopassus @Penkopassus, Jumat, (27/9) dikatakan nantinya di puncak HUT ke-79 TNI Kopassus akan berpartisipasi dalam demo darat berupa defile pasukan, kelengkapan alutsistanya, dan demo climbing Tugu Monas dalam upacara HUT TNI tersebut.

Terlihat dalam postingan tersebut beberapa anggota Kopassus menggelar latihan cek dan ricek dari berbagai aksi ini tersebut.
Baca Juga: Tingkatkan Kesiapsiagaan, TNI AU-TUDM Gelar Operasi SAR Bersama dalam Latma Elang Malindo XXIX/24
Sedangkan parade Defile Alutsista yang akan dikerahkan mendukung pasukan Baret merah dalam Upacara HUT TNI ke 79 ini adalah 24 unit kendaraan terdiri dari Ranpur Anoa, Rantis Komodo 2 unit, Rantis ILSV, Rantis P6 Atav, Rantis Jankle LRPV, Rantis Jankle FOK TUV-r, Rantis PJD LC, Ransus Komod, Ransus SOTM, Ransus Dmax Tangga, RHIB, SPM Trail Listrik Sprint. Lalu ada terjun Free Fall, selain itu juga ada demontrasi drone. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































