Kopaska TNI AL dan US Navy Serbu Kapal Perang di Priok

Jakarta, IDM – Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) menyergap kapal perang US Coast Guard Charles Moulthrope di Dermaga IKT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (2/9). Latihan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju puncak Super Garuda Shield 2026.
Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) mencatat simulasi ini berfokus pada penyelarasan pergerakan serta teknik pertempuran jarak dekat atau Close Quarters Battle (CQB) di atas kapal. Latihan parsial tersebut digelar untuk menggembleng kesiapsiagaan kedua pasukan khusus dalam merespons ancaman keamanan maritim.
Baca Juga: Terima Kunjungan Dubes Rusia, Menhan Sjafrie Bahas Latma Antarmatra dan Kerja Sama Pasukan Khusus
"Melalui latihan ini, personel Kopaska TNI AL dan US Navy menyelaraskan prosedur, komunikasi, formasi pergerakan, serta teknik penyerbuan dengan mengacu pada standar dan doktrin operasi khusus," tulis Dispenal dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (3/9).
Saat melakoni simulasi di atas kapal, tim gabungan menembus berbagai hambatan fisik ruangan, seperti lorong sempit, pintu baja, serta tangga curam. Setiap personel dituntut menjaga kesamaan prosedur dan respons spontan agar operasi penguasaan kapal berjalan lancar.
Selain menguji pertempuran di ruang terbatas, para prajurit juga mengasah keahlian pemeriksaan kapal atau Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) serta teknik menaiki kapal (ship boarding). Sesi ini membekali prajurit dengan kemampuan menguasai kapal sasaran yang terindikasi melakukan aktivitas ilegal.
Rangkaian latihan gabungan ini sendiri resmi bergulir sejak dibuka di Sesko TNI Bandung, Jawa Barat, pada Senin (31/8). Agenda tahunan yang berlangsung hingga 11 September ini melibatkan sekitar 5.000 personel dari 21 negara di kawasan Indo-Pasifik.
Baca Juga: Marinir TNI AL Latihan Tembak Mortir Bareng Pasukan Asing di Lampung
Kedutaan Besar AS di Jakarta menyampaikan bahwa rangkaian latihan maritim ini digelar untuk memperkuat kerja sama gabungan di laut. Sementara itu, Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4 AS Mayjen Patrick Ellis menegaskan ajang ini bertujuan memastikan kesiapan pasukan dalam merespons situasi krisis secara mendadak.
Pusat Penerangan TNI menambahkan, selain menggelar latihan tempur darat, laut, dan udara, Super Garuda Shield 2026 juga menghadirkan kegiatan bakti sosial seperti renovasi sekolah, pengerasan jalan, hingga pengobatan gratis bagi warga sekitar lokasi latihan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































