Kopaska Punya Galeri Alutsista Bawah Air di Museum Pusat TNI AL Surabaya

Jakarta, IDM – Pusat Komando Pasukan Katak (Puskopaska) mengenalkan ragam alutsista mereka melalui pameran kendaraan tempur bawah air di Museum Pusat TNI AL, Surabaya, Kamis (17/7).
Sejumlah kendaraan tempur bawah air pasukan katak berada di bagian ruang pamer zona Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) dalam gedung heritage museum.
Di galeri Kopaska tersebut, digambarkan dua orang penyelam tempur Kopaska sedang melakukan misi infiltrasi bawah permukaan menggunakan kendaraan tempur bawah air. Selain itu, terdapat para penyelam tempur Kopaska menggunakan alat selam closed circuit, senjata bawah Air APS, hingga gambaran menggunakan bahan peledak saat misi demolisi.
Baca Juga: Cegah Stunting, Lanud Husein Sastranegara Distribusi Makanan Bergizi Gratis
Komandan Puskopaska Laksamana Pertama Monang Hatorangan Sitompul, mengatakan di balik segala kerahasiaan operasinya, keberadaan dan pengabdian prajurit Kopaska perlu diketahui oleh masyarakat.
"Kesemuanya menggambarkan bentuk operasi Kopaska yang sangat rahasia, beresiko dan dilakukan dalam bentuk tim kecil, tetapi membawa dampak yang menentukan bagi operasi TNI AL lebih besar," kata Monang, dikutip dari laman TNI AL, Jumat (18/7).
Ia berharap melalui tata pamer kendaraan tempur bawah air Kopaska tersebut dapat memberikan ilustrasi tentang tugas-tugas Kopaska kepada masyarakat yang berkunjung ke Museum Pusat TNI AL.
Baca Juga: Poltekad TNI AD Kembangkan Drone Tempur yang Bisa Jatuhkan Mortir
Senentara Kasubdis Musmontrad Kolonel Laut (T) Toedi menyampaikan apresiasi terhadap Puskopaska yang telah menyumbangkan alutsista sarana tempur untuk disimpan dan dilestarikan di Museum Pusat TNI AL.
"Fungsi dari museum ini adalah untuk mengenalkan sejarah TNI AL dan melestarikan sejarah warisan kelautan sehingga akan meningkatkan nasionalisme dan patriotisme terhadap bangsa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa maritim," ujar Toedi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































