Kopaska Koarmada II dan USMC MSOT Latihan Menembak Empat Jenis Pistol

Jakarta, IDM - Kopaska Koarmada II melaksanakan latihan menembak dengan US Marine Corps Marine Special Operations Team atau USMC MSOT di Komando Pendidikan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal), Surabaya, Jumat (9/12).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Senin (12/12), jarak tembak reaksi yang dilaksanakan pada latihan tersebut berada di 3-15 meter dengan menggunakan pistol jenis Glock, Sig Sauer, Arex, dan USMC Glock.
Diharapkan dengan latihan ini, akan menjaga hubungan bilateral kedua negara dan juga mendapatkan efek positif dalam rangka memperkuat pertahanan maritim negara yang sudah berjalan dengan baik.

Adapun, latihan menembak ini masih termasuk dalam rangkaian latihan bersama (latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (Carat) 2022 yang melibatkan militer Indonesia serta US Navy dan US Marine Corps.
Sebelumnya, latma Carat 2022 digelar dari 7-21 Desember. Wadan Kodiklatal Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi memimpin pembukaan latihan bilateral ini pada pekan lalu. Ia mengatakan, latihan ini penting dilaksanakan karena memiliki nilai tinggi dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme.
"Melalui latihan ini, para prajurit TNI AL mampu meningkatkan kemampuan dan sharing pengetahuan operasi, juga mewujudkan persahabatan dengan personel US Navy dan USMC selama latihan," ujar Rachmad. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































