HANKAM

Kopaska Gelar Kursus Peperangan Laut Khusus untuk Sat-81 dan Satbravo

cast dan recovery
Para pajurit dari tiga satuan elite TNI melaksanakan latihan cast dan recovery dalam kursus peperangan laut khusus di Surabaya, Kamis (20/6). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II menggelar latihan cast dan recovery kepada para prajurit dari tiga satuan elite TNI, yaitu Satgultor 81 Kopassus, Satbravo 90 hingga siswa pendidikan Kopaska.

Latihan cast dan recovery tersebut merupakan salah satu materi dalam kursus peperangan laut khusus. Para prajurit dari ketiga satuan elite itu meloncat ke laut, menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Guruh yang sedang melaju dari dermaga Koarmada II, Surabaya, Kamis (20/6).

Baca Juga: Sebanyak 175 Siswa Lulusan Setukpa Angkatan ke-30 Dilantik sebagai Perwira TNI AU

Adapun cast dan recovery adalah salah satu metode atau cara yang digunakan oleh prajurit, khususnya pasukan khusus TNI AL untuk masuk ke daerah perairan musuh dan melaksanakan pengintaian pantai dengan metode tempur yang dilaksanakan pada malam maupun dini hari.

cast dan recovery
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Komandan Satkopaska Koarmada II Kolonel Laut (P) Sadarianto menjelaskan latihan cast dan recovery dibagi dalam tiga gelombang, di mana para prajurit harus mampu menguasai teknik melompat ke laut dari laju kapal yang semakin naik kecepatannya.

"Seacast etape 1 dengan kecepatan 12 knots, seacast etape 2 dengan kecepatan 15 knots, dan seacast etape 3 dengan kecepatan 20 knots," jelas Sadarianto, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (21/6).

Baca Juga: Lulus Summa Cumlaude, Dua Perwira TNI AD Terima Penghargaan di Rabdan Academy
 
Ia mengatakan, latihan tersebut adalah salah satu bagian dari tugas-tugas Kopaska, di antaranya dengan menggunakan konsep cast dan recovery yang merupakan kemampuan dari 'manusia katak'.

"Cast dan recovery adalah kemampuan dari Kopaska dengan metode infiltrasi melalui perairan menggunakan kapal cepat atau helikopter secara senyap dan cepat," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.