HANKAM

Kopasgat dan US PAT-SOFLE Akhiri Kegiatan Military to Military Connection

Full Mission Profile
Aksi simulasi operasi pembebasan sandera sebagai rangkaian dari Full Mission Profile (FMP) kegiatan Military to Military Connection. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Personel Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) dan US PAT-SOFLE (Special Operation Force Liaison Element) baru saja menyelesaikan kegiatan Military to Military Connection (MtMC) bertajuk “Direct Action Ground Reconnaissance (DAGR)”.

Kegiatan tersebut ditutup secara resmi melalui upacara yang dipimpin oleh Komandan Wing Komando 1 Kopasgat Kolonel Pas Helmy Ardiyanto Nange di Wing Komando 1 Kopasgat, Jumat (13/12).

Baca Juga: Dilantik Kodiklatau, Ratusan Siswa Rampungkan Pendidikan di Setukba TNI AU

“Saya yakin, dengan diadakannya latihan antara Kopasgat dan US PAT-SOFLE ini, kita dapat memperoleh banyak manfaat, seperti meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan melalui materi latihan,” ujar Danwing 1 Kopasgat dikutip dari instagram @militer.udara, Sabtu (14/12).

Full Mission Profile
Penutupan kegiatan Military to Military Connection yang diikuti oleh Kopasgat dan US PAT-SOFLE. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Lebih lanjut ia berharap, kegiatan Military to Military Connection ini dapat menjadi agenda rutin. “Latihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat kerja sama antara Kopasgat dan US PAT-SOFLE,” pungkas Nange.

Baca Juga: Indonesia Kembali Kirim 25 Nakes dari TNI ke Gaza

Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang peningkatan kemampuan serta bukti nyata soliditas kerja sama militer antara TNI AU dan angkatan bersenjata Amerika Serikat. Kopasgat dilaporkan mengerahkan unsur prajurit dari Batalyon Komando 467 Kopasgat, Detasemen Matra 1 Kopasgat selama penyelenggaraan latihan.

Sejak digelar pada 9 Desember 2024, para peserta latihan telah mengikuti sejumlah kegiatan di antaranya, Combat Marksmanship, Close Quarter Battle (CQB), Tactical Combat Casualty Care, serta Air to Ground Integration. Di akhir kegiatan MtMC, para peserta latihan melakukan aksi simulasi operasi pembebasan sandera sebagai rangkaian dari Full Mission Profile (FMP). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.