HANKAM

Kopasgat Catat Rekor MURI Jadi Satuan Pertama yang Miliki Regu Terjun Wingsuit

Kopasgat.
Acara penyerahan rekor MURI kepada Kopasgat sebagai pasukan pertama yang memiliki regu terjun wingsuit. (IDM/Yuli Ari)

Jakarta, IDM – Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Rekor MURI sebagai pasukan pertama yang memiliki regu terjun wingsuit.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri kepada Komandan Kopasgat (Dankopasgat) Marsda TNI Deny Muis dalam acara yang digelar di Lapangan Tembak Djamsuri, Wing 1 Kopasgat, Jakarta, Jumat (11/7).

Baca Juga: Satsiber TNI Bangun Jejaring untuk Strategi Ketahanan Siber dalam Forum CAMP di Korsel

"Dengan ini, MURI menyatakan dan meneguhkan bahwa Kopasgat TNI AU tercatat sebagai pencetak rekor Indonesia pasukan pertama yang memiliki regu terjun wingsuit di Indonesia,” ungkap Yusuf.

Marsda TNI Deny Muis mengaku bangga atas pencapaian yang berhasil diraih oleh Kopasgat. Menurutnya, penghargaan ini diperoleh berkat kesiapan para prajurit baret Jingga yang terus mengasah kemampuan mereka melalui beragam latihan.

Kopasgat.
Komandan Kopasgat Marsda TNI Deny Muis (tengah) usai acara penyerahan rekor MURI kepada Kopasgat sebagai pasukan pertama yang memiliki regu terjun wingsuit. (IDM/Yuli Ari)

“Kami berterima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Udara serta seluruh pejabat utama angkatan udara yang telah mendukung kegiatan pelatihan dari awal sampai bisa mendapatkan rekor MURI seperti ini,” jelas dia.

Dankopasgat menjelaskan, pembentukan regu terjun wingsuit dilatarbelakangi oleh kebutuhan operasi khusus, di mana pasukan harus mampu melakukan infiltrasi secara lebih cepat dan senyap. “Jadi, dari beberapa kajian kita, ternyata wingsuit inilah yang mungkin lebih cocok,” ujar dia.

Baca Juga: Prabowo Bakal Saksikan Pasukan TNI-Polri yang akan Tampil di Bastille Day

Saat ini, regu terjun wingsuit terdiri dari 10 personel dan pasukan elite TNI AU itu akan terus berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan perlengkapan pendukungnya.

“Paling tidak kita akan menambah dua kali lipat (personel) dari yang sekarang ini ada. Kemarin kami sudah laporkan hal ini kepada Kepala Staf (Angkatan Udara) dan beliau akan mendukung penuh untuk pengembangan berikutnya,” jelas Komandan Kopasgat. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.