HANKAM

Koopsudnas Rumuskan Arah Pembangunan Kekuatan Satuan Antariksa TNI AU

Purwoko Aji Prabowo
Kaskoopsudnas Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo memimpin rapat staf penyusunan arah pembangunan dan peta jalan (roadmap) Satuan Antariksa TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @koops_udara_nasional)

Jakarta, IDM – Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) merumuskan arah pembangunan serta peta jalan (roadmap) kekuatan antariksa TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui rapat staf yang dipimpin Kepala Staf Koopsudnas (Kaskoopsudnas) Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo di Makoopsudnas, Jakarta, Selasa (3/3).

Rapat tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi di tingkat pimpinan dalam mewujudkan Satuan Antariksa yang siap menjawab tantangan pertahanan di masa depan.

Baca Juga: Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Pelatihan Militer

“Sejumlah poin yang dibahas mencakup optimalisasi organisasi, dukungan kebijakan komando atas guna memastikan efektivitas command and control (C2), serta peningkatan kualitas dan kuantitas personel,” demikian keterangan Penerangan Koopsudnas, dikutip dari unggahan Instagram @koops_udara_nasional, Rabu (4/3).

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono meresmikan pembentukan Satuan Antariksa Koopsudnas di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, pada 29 Januari 2026.

Koopsudnas
Koopsudnas menggelar rapat staf penyusunan arah pembangunan dan peta jalan (roadmap) Satuan Antariksa TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @koops_udara_nasional)

Pembentukan satuan tersebut dilatarbelakangi oleh dinamika ancaman modern yang saat ini telah mencakup domain antariksa. Selain itu, keberadaan Satuan Antariksa ini sekaligus menjadi upaya TNI AU dalam memperluas dan memperkuat operasi udara.

Baca Juga: TNI AL dan Singapura Bakal Berburu Ranjau Bawah Laut di Batam-Bintan

KSAU menegaskan, ruang angkasa tidak lagi sekadar ranah eksplorasi ilmiah, melainkan telah bertransformasi menjadi bagian integral dari strategi pertahanan modern yang dapat menentukan posisi serta kekuatan suatu negara dalam menjaga kedaulatannya.

“Antariksa kini menjadi domain strategis dalam mendukung keunggulan informasi, efektivitas komando dan kendali, serta pengambilan keputusan operasi,” pungkas Tonny. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.