HANKAM

Koopsudnas Bahas Rencana Pembentukan Komando Rudal TNI AU

Koopsudnas
Koopsudnas menggelar lokakarya rencana pembentukan Komando Rudal TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @koops_udara_nasional)

Jakarta, IDM – Koops Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar lokakarya (workshop) yang membahas perihal pembentukan Komando Rudal TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Makoopsudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (23/4).

Lokakarya tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Koops Udara Nasional (Sahli Koopsudnas) Kolonel Pnb Iwan Tahandi, mewakili Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, dengan mengusung tema "Pembentukan Komando Rudal TNI AU, Guna Menghadapi Perkembangan Perang Modern".

Baca Juga: TNI AL dan Belanda Jajaki Kerja Sama Perang Dasar Laut

Dalam amanat tertulisnya, Pangkoopsudnas menegaskan bahwa perang modern kian ditandai oleh pemanfaatan teknologi tinggi, kecepatan pengambilan keputusan, integrasi sistem, serta ketepatan dalam mendeteksi dan merespons ancaman.

Iwan Tahandi
Sahli Koopsudnas Kolonel Pnb Iwan Tahandi, mewakili Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, membuka lokakarya Koopsudnas yang membahas tentang rencana pembentukan Komando Rudal TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @koops_udara_nasional)

"Workshop perlu dilihat sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat postur pertahanan udara nasional sehingga terbangun kemampuan lebih terpadu dan adaptif menghadapi ancaman perang modern," ujar Pangkoopsudnas.

Baca Juga: Dua Rudal TNI AL Hancurkan Eks KRI Teluk Hading di Karimun Jawa

Penerangan Koopsudnas melalui unggahan Instagram @koops_udara_nasional, yang dikutip Jumat (24/4) menjelaskan, tiga narasumber yang dihadirkan dalam lokakarya ini yaitu Paban IV/Jianstra Sopsau Kolonel Pnb Lilik Eko Susanto, yang memaparkan tentang 'Evolusi Karakter Perang dan Implikasinya'.

Kemudian, Paban III/Radrudal Skomlekau Kolonel Lek Budi membahas tentang 'Perkembangan Teknologi Rudal: Tantangan dan Peluang bagi TNI AU'. Sementara itu, materi perihal 'Konsep Organisasi Komando Rudal TNI AU yang Efektif' dipaparkan oleh aban II/Jemen Srenaau Kolonel Pnb Khairun Aslam. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.