Koopsud III Gelar Donor Darah Bernuansa Dirgantara Sambut Hari Bakti ke-78 TNI AU

Biak Numfor, IDM – Menyambut Hari Bakti ke-78 TNI Angkatan Udara, Komando Operasi Udara III (Koopsud III) bersama Lanud Manuhua menggelar kegiatan donor darah bertema dirgantara di Gedung Serbaguna Hercules, Makoopsud III, Senin (21/7).
Sebanyak 150 kantong darah berhasil dihimpun untuk mendukung stok darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Biak Numfor.
Baca Juga: Pembangunan KCR-Full Combat Mission Turki untuk TNI AL, Masuki Tahap Peletakan Lunas
Uniknya, suasana donor dibuat santai dan edukatif dengan pemutaran film bertema penerbangan militer yang menampilkan dedikasi dan profesionalisme prajurit udara.
Pangkoopsud III Marsda TNI Azhar Aditama D menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sarana membangun kebanggaan dan kedekatan emosional masyarakat terhadap TNI AU.
“Donor darah adalah wujud sederhana namun bermakna dari pengabdian. Melalui pendekatan dirgantara, kami ingin memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Baca Juga: TNI AL Tinjau Pembangunan Kapal OPV 3 dan KCR 60 di Batam
Hari Bakti TNI AU yang diperingati setiap 29 Juli merupakan momen penghormatan atas gugurnya tiga perintis TNI AU dalam misi kemanusiaan pada 1947.
Semangat kepahlawanan ini terus ditanamkan melalui beragam kegiatan sosial seperti donor darah, ziarah, renovasi tempat ibadah, hingga upacara puncak yang rencananya digelar secara terpusat dan virtual. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































