HANKAM

Koopssus TNI Peringati HUT Ke-2 Dengan Tema "KOOPSSUS TNI UNTUK INDONESIA MAJU"

Koopssus TNI Peringati HUT Ke-2  Dengan Tema "KOOPSSUS TNI UNTUK INDONESIA MAJU"
Koopssus TNI Peringati HUT Ke-2 Dengan Tema "KOOPSSUS TNI UNTUK INDONESIA MAJU"

Jakarta, IDM - Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI dalam memperingati hari jadinya yang kedua jatuh pada hari Jum’at (30/7/2021) melaksanakan sejumlah kegiatan sosial berbagi dengan beberapa elemen masyarakat di tengah wabah Pandemi Covid 19 dengan tema “Koopssus TNI untuk Indonesia Maju".

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wadan Koopssus TNI Brigjen TNI Widodo menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh prajurit Koopssus TNI baik yang ada di basis maupun yang saat ini berada di daerah operasi untuk  meningkatkan profesionalisme dalam bertugas maupun berlatih, karena ke depan tantangan yang akan dihadapi di medan penugasan semakin kompleks dan menuntut profesionalisme yang tinggi.

Peringatan ulang tahun kedua Koopssus TNI hari ini, dilaksanakan dengan melakukan acara doa bersama dan syukuran internal secara sederhana namun khidmat guna menumbuhkan semangat dan kecintaan bagi Satuan Koopssus TNI sekaligus mengucap syukur atas semua pengabdian yang telah didedikasikan oleh prajurit Koopssus TNI.

  • Photo. Dok,: Mabes TNI

Sebelum memulai acara syukuran, pagi harinya Koopssus TNI terlebih dahulu membagikan paket sembako untuk para pekerja harian lepas di lingkungan sekitar Markas Koopssus TNI Cilangkap dan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di sekitar Perumahan Koopssus di Jatikarya Cibubur, Bekasi, Jawa Barat.

Kolonel Paskhas Dili Setiawan selaku Asisten Intelijen Koopssus TNI menjelaskan Koopssus TNI dalam memperingati HUT yang kedua telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosial dan berbagi kepada masyarakat di wilayah Jabodetabek.

“Koopssus TNI pada 19-27 Juli 2021 telah melaksanakan kegiatan serbuan vaksin Covid 19 dengan sasaran 5000 penerima vaksin kepada para pelajar, keluarga dan masyarakat bekerja sama dengan Bina Nusantara School di empat lokasi berbeda”, jelasnya.

Kolonel Paskhas Dili Setiawan menambahkan pada hari Rabu (28/7/2021) telah membagikan sejumlah paket sembako dan memberi himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Prokes untuk memutus penyebaran Covid-19 dengan membuat slogan dalam bentuk stiker. 

“Koopssus TNI berbagi kasih membagikan sejumlah paket sembako kepada masyarakat dan membuat slogan dalam bentuk stiker himbauan "Pakai Masker Harga Mati dan Tidak Pakai Masker Bisa Mati". Sticker tersebut ditempel di moda transportasi umum dan di terminal-terminal angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) di 10 terminal angkutan di Jabodetabek," tambahnya. (wan/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.