HANKAM

Koops Swasembada TNI Bangun Jembatan yang Putus di Papua Pegunungan, Penghubung Bandara dengan Permukiman

Jembatan Kali Uwur
Koops Swasembada TNI dan warga meresmikan Jembatan Kali Uwur di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Markas Besar TNI melalui Komando Operasi (Koops) Swasembada membangun lagi Jembatan Kali Uwur di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, yang terputus beberapa bulan lalu.

Pengerjaan dilaksanakan Koops Swasembada TNI lewat Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Yonif) 751/Vira Jaya Sakti.

Komandan Satgas Yonif 751/VJS Letkol (Inf) Erwan Harliantoro yang mewakili Panglima Koops Swasembada meresmikan jembatan gantung ini yang memiliki dimensi panjang 120 meter dan lebar 1,2 meter itu pada Sabtu (1/11).

Baca Juga: Pesan Gubernur AAU Saat Tinjau Latihan Bhuwana Paksa Taruna

Erwan berharap jembatan gantung bisa menjawab kebutuhan mobilitas warga yang selama ini terkendala karena aliran sungai yang deras.

“Sebelum ada jembatan, masyarakat terpaksa menyeberang dengan perahu kecil yang berisiko tinggi, terutama saat debit air meningkat,” kata Erwan dalam keterangan tertulis.

Adapun Jembatan Kali Uwur menjadi penghubung vital antara Bandara Iwur dengan permukiman di wilayah perbatasan.

Peresmian jembatan ditandai pembukaan lintasan dan uji lintas yang diikuti unsur satgas, pemerintah setempat, dan perwakilan warga.

Baca Juga: TMMD ke-126, Waaster KSAU Tinjau Pembangunan Jalan hingga Perbaikan RTLH di Dusun Pelas

“Kehadiran jembatan bukan sekadar mempersingkat jarak, melainkan mengurangi risiko kecelakaan di sungai serta memperlancar distribusi logistik dan akses layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan,” kata Erwan.

Dansatgas juga mengajak warga untuk merawat jembatan secara gotong royong agar fungsinya berkelanjutan.

Dalam kegiatan operasi teritorial ini, TNI ingin memberikan langsung program kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya di wilayah perbatasan RI dan Papua Nugini. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.