HANKAM

Koops Habema Kembali Gelar Komunikasi Sosial di Distrik Kenyam

Satgas Yonif Para Raider 503
Personel Satgas Yonif Para Raider 503 berbaur dengan warga Kampung Ulunmu di sela-sela kegiatan pengamanan wilayah. (Foto: Dok. Penerangan Satgas Habema)

Jakarta, IDM – Salah satu upaya Tentara Nasional Indonesia di daerah konflik adalah dengan memberikan perhatian untuk kebutuhan dasar masyarakat. Untuk itu Satgas Yonif Para Raider 503/Mayangkara Kostrad yang merupakan salah satu satuan jajaran Komando Operasi Habema di Papua menggelar komunikasi sosial (komsos) di Distrik Kenyam, Kampung Ulunmu, Kamis (31/10).

Dalam penekanannya kepada para Prajurit TNI, Komandan Satgas Yonif 503 Kostrad, Letkol Inf Gurbasa Samosir, menyampaikan pentingnya perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di sekitar pos meski sedang menjalankan tugas keamanan kewilayahan.

Baca Juga: TNI Bantu Bencana di Filipina, Distribusikan Makanan Kaleng dan Air

Oleh sebab itu, sejak penugasannya di Papua, Pos Batas Batu berusaha memanfaatkan waktu penugasan dengan sekaligus melaksanakan kegiatan-kegiatan Teritorial yang bertujuan membantu kesulitan masyarakat di sekitarnya.

Sambil melaksanakan tugas pengamanan, para prajurit TNI berinteraksi dan berkomunikasi dengan para warga yang berkunjung tersebut. Dalam komunikasi tersebut para warga menyampaikan perkembangan situasi keamanan di wilayah Kampung Ulunmu yang relatif aman dan kondusif.

Baca Juga: Rencana Pembentukan Dewan Pertahanan Nasional, Pengamat: Ruang Sinergi Sipil-Militer yang Strategis

Atas kehadiran Satgas tersebut, warga menyambut dengan antusias sambil menikmati makanan dan minuman yang disiapkan oleh para Prajurit TNI.

“Inisiatif Satgas Yonif 503 Kostrad melaksanakan Komsos dengan warga Kampung Ulunmu, merupakan upaya TNI melakukan Komunikasi Sosial inklusif dengan seluruh pihak di Daerah Tugas guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua”, ungkap Panglima Habema Brigjen TNI Lucky Avianto. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.