Konvoi Truk Puspenerbad Bawa Bantuan di Cianjur

Jakarta, IDM - Jumat, (9/12) kemarin rombongan truk dari Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) resmi berangkat ke Cianjur membawa bantuan untuk korban gempa. Konvoi truk dilepas dalam Apel Luar Biasa diikuti seluruh Prajurit dan PNS Mapuspenerbad.
Danpuspenerbad dalam kesempatan itu menyampaikan, kepada seluruh Prajurit dan PNS Wira Amur agar mengaplikasikan 8 Wajib TNI pada point delapan “Menjadi Contoh dan Mempelopori Usaha-Usaha Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekelilingnya”. Dimana Prajurit Penerbad harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat, apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi.

Danpuspenerbad mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Anggota yang ikut menyumbangkan atau menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, Semoga Allah SWT meridhoi semua amal bakti yang kita lakukan.

Sejumlah bantuan yang disalurkan ke masyarakat di Cianjur yang terdampak bencana alam, berupa pakaian layak pakai 2018 potong, mie instan 688 dus, roti dan biskuit 90 dus, susu 7 dus, gula pasir 9 dus, tepung terigu 2 dus, air mineral botol 330 ml 120 dus, air mineral 32 Galon, sarden 4 dus, garam 120 pack, kopi 10 dus, pembalut 700 pack, sabun mandi 2 dus, deterjen 3 dus, tolak angin 6 kotak, minyak kayu putih 1 dus, beras 858 kg, minyak goreng 412 liter yang diangkut dengan empat truk Puspenerbad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































