Kontingen TNI AD Berangkat ke India, Dapat Wejangan dari Panglima TNI

Jakarta, IDM – Kontingen TNI AD dalam 'India's Republic Day Parade_ 2025 akan berangkat ke India. Kesiapan mereka langsung ditinjau Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Jumat, (3/1).
Dalam kesempatan itu Agus memberikan wejangan kepada para kontingen ini. Dia meminta para prajurit ini memberikan penampilan terbaik.
Baca Juga: Satgas Yonif 503 Berikan Layanan Kesehatan untuk Warga Banggabeak
"Partisipasi kalian dalam India's Republic Day Parade bukan hanya kehormatan, tapi juga tanggung jawab besar. Tampilkan yang terbaik, tunjukkan disiplin dan profesionalisme TNI, untuk Indonesia!" kata Agus dikutip keterangan Puspen TNI, Jumat, (3/1).
India's Republic Day Parade 2025 merupakan ajang bergengsi tahunan untuk memperingati Hari Republik India. Partisipasi Indonesia ini sebagai simbol eratnya hubungan bilateral antara Indonesia dan India, khususnya di bidang pertahanan dan kebudayaan.
Sebelumnya Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan Indonesia akan mengirimkan ratusan personel kontingen untuk berpartisipasi dalam Hari Republik India, pada Januari 2025.
Baca Juga: Bertemu Prabowo, KSAD Laporkan Empat Program TNI AD yang Sudah Terselesaikan
Hal tersebut disampaikan oleh Sjafrie saat menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Sandeep Chkaravorty, di Jakarta, Kamis (12/12).
"Indonesia mengirimkan kontingen yang terdiri dari 350 personel, termasuk marching band militer dan staf pendukung untuk tampil dalam parade Hari Repulik India," kata Sjafrie. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































