Kontingen Patriot Indonesia Perkuat Hubungan Diplomasi Militer dengan India

Jakarta, IDM – Dalam perayaan Hari Republik India ke-76 pada Minggu (26/1) kemarin di Kartavya Path, New Delhi, penampilan kontingen Patriot Indonesia yang terdiri dari pasukan defile TNI dan Genderang Seruling Canka Lokananta (GSCL) Akademi Militer tampil memukau.
Selain kehadiran Presiden Prabowo Subianto sebagai tamu utama, penampilan Patriot Indonesia yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Tandyo Budi sekaligus menjadi komitmen Indonesia dan India dalam mempererat kerja sama di bidang pertahanan, budaya, serta diplomasi kedua negara.
Ratusan ribu masyarakat India yang memadati kanan dan kiri jalan, terlihat antusias saat pasukan TNI melintas mengawali parade dan defile dengan penampilan apik GSCL Akmil. Penampilan GSCL kemudian diikuti barisan pasukan berseragam merah layaknya Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), yang melangkah gagah diiringi lagu Maju Tak Gentar.
Baca Juga: Perwira TNI AL Dipercaya PBB Memimpin Pemeriksaan Kapal Perang Turki di Lebanon
Sebagai informasi, 352 personel yang tergabung dalam Kontingen Patriot Indonesia, terdiri dari prajurit TNI dan para Taruna Akmil.

Disambut Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat
Usai tampil memukau dalam Parade Hari Republik India ke-76 di New Delhi, kontingen Patriot Indonesia kembali ke Tanah Air dan mendapat sambutan hangat dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/1).
Panglima TNI menyampaikan apresiasi tinggi kepada para prajurit TNI dan Taruna Akademi Militer (Akmil) yang tergabung dalam Genderang Seruling Canka Lokananta (GSCL).
Baca Juga: Puluhan Prajurit Rampungkan Pendidikan Sejursarta Polisi Militer Angkatan Udara A-58
Keikutsertaan kontingen Patriot Indonesia dalam parade, menurut Panglima TNI bukan hanya menunjukkan kesiapan dan profesionalisme prajurit, tetapi juga menjadi bentuk diplomasi militer yang membanggakan Indonesia di mata dunia.
“Terima kasih atas partisipasi dan penampilan kalian yang sangat membanggakan dalam Parade Hari Republik India. Jadikan ini sebagai pengalaman berharga dan selamat kembali ke satuan masing-masing,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan KSAD kepada seluruh personel yang tergabung dalam kontingen, terutama atas kerja keras dan kekompakan yang telah ditunjukkan selama di India. Eks Pangkostrad ini menilai, keikutsertaan dalam ajang internasional seperti ini akan semakin memperkuat citra positif TNI di mata dunia. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































