Kompi Kavaleri 8 Kostrad Gelar Latihan UST Terintegrasi, ada Unsur Infanteri hingga Polisi Militer

Jakarta, IDM – Komandan Kompi Kavaleri 8, Kapten Kav Andri Rusdiansyah, mengatakan bahwa latihan uji siap tempur (UST) menjadi momen penting bagi prajurit untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan profesionalitas.
Hal tersebut disampaikannya usai satuan Kikav 8 sukses menunjukkan kemampuan saat latihan UST tingkat kompi terintegrasi yang dilaksanakan di Puslatpur Marinir, Situbondo, pada Jawa Timur, Jumat (31/10).
Baca Juga: 27 Perwira Tinggi Dapat Penugasan Baru di Kemhan, Berikut Daftarnya
“Latihan UST terintegrasi ini menjadi ajang bagi para prajurit Kikav 8 Kostrad untuk berlatih secara maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik dalam mendukung operasi tempur,” ujar Andi dalam siaran pers yang diterima, Selasa (4/11).
“Manfaatkan setiap latihan sebagai bekal menghadapi tantangan penugasan ke depan,” sambungnya.
Seperti diketahui, latihan ini merupakan bagian dari program latihan tahunan TNI AD yang bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan, meningkatkan kemampuan tempur, serta memperkuat kerja sama antar kecabangan dalam menghadapi berbagai ancaman di medan perang.
UST terintegrasi turut melibatkan berbagai kecabangan TNI AD, di antaranya Infanteri, Kavaleri, Zeni, Komunikasi dan Elektronika, Ajen, Bekang, Polisi Militer, serta unsur Penerangan.
Baca Juga: A400M Tiba di Halim: Mobilitas, Kemanusiaan, dan Daya Tahan
Dalam latihan tersebut, Kikav 8 Kostrad berperan penting sebagai satuan perkuatan yang melaksanakan pengintaian, pengamanan, dan pengawalan taktis.
Dengan memanfaatkan drone untuk mendukung misi pengintaian, serta mengerahkan kendaraan tempur (ranpur) Badak 6x6 dalam simulasi pertempuran, prajurit Kikav 8 berhasil menunjukkan profesionalisme dan ketangguhan pasukan lapis baja Kostrad di medan latihan. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































