HANKAM

Komlek Kostrad Ubah Area Tidak Produktif Menjadi Lahan Hijau

Prajurit Komlek Kostrad
Prajurit Komlek Kostrad mencangkul tanah untuk dimanfaatkan sebagai lahan produktif yang akan ditanami cabai, tomat, dan sayuran hidroponik. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Prajurit Komunikasi dan Elektronika (Komlek) Kostrad mengubah area yang tidak produktif menjadi lahan hijau yang bisa menghasilkan komoditas pangan berkualitas.

Langkah tersebut dilakukan sebagai dukungan program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan tidur di lingkungan Komlek Kostrad.

Baca Juga: TNI AD Cetak 1.673 Prajurit Kesehatan Ditempatkan di Batalion Teritorial Pembangunan

Kakomlek Kostrad, Kolonel Cke William Pratomo, mengatakan program pemanfaatan lahan merupakan instruksi dari pimpinan Kostrad sebagai respons ketersediaan pangan global yang dinamis.

Dengan memanfaatkan teknologi pertanian, lahan-lahan di sekitar asrama kini diubah menjadi kebun sayur dan penghijauan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal tanah di lingkungan Komlek Kostrad memiliki nilai guna,” ujar William dalam keterangan pers Penerangan Kostrad, Kamis (5/2).

Selain mendukung kedaulatan pangan, lanjutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi keluarga prajurit dalam mengelola kemandirian ekonomi kreatif.

Baca Juga: TNI AD Lantik Ribuan Prajurit Infanteri Siap Jaga NKRI

Komlek Kostrad yang melakukan budidaya tanaman hortikultura, penanaman cabai, tomat dan sayuran hidroponik dapat membantu kebutuhan gizi serta memiliki nilai ekonomi bila dikelola dengan baik.

Nantinya, hasil dari pemanfaatan lahan tidur ini tidak hanya akan dinikmati internal prajurit dan keluarga, tetapi juga didistribusikan kepada masyarakat sekitar melalui program bakti sosial dan pasar murah. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.