Komandan Wingdik 800/Pasgat Tutup Pendidikan Kursus Jump Master Angkatan ke-27

Jakarta, IDM – Komandan Wingdik 800/Pasgat Kolonel Pas Visnu Hermawan menutup secara resmi pendidikan kursus jump master angkatan ke-27 yang berlangsung di Skadron Pendidikan (Skadik) 803, Wingdik 800/Pasgat, Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Senin (15/7).
Pada kesempatan itu, Visnu mengapresiasi dedikasi serta semangat para peserta kursus yang telah berhasil merampungkan pendidikan ini. “Terapkan dengan baik ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama kursus dalam tugas-tugas ke depan,” pesan dia.
Baca Juga: Prabowo: Hubungan RI-PNG Sangat Baik, Sudah Ratusan Tahun Warga Melintas di Perbatasan
Lebih lanjut Komandan Wingdik 800/Pasgat berharap agar keberhasilan para siswa menyelesaikan kursus jump master ini dapat dijadikan sebagai pemicu semangat bagi angkatan-angkatan berikutnya. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kompetensi serta profesionalisme para prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU).

“Dengan berakhirnya kursus ini, diharapkan para jump master angkatan ke-27 dapat membawa keahlian baru yang bermanfaat bagi satuan dan tugas-tugas di masa mendatang,” kata Komandan Wingdik 800/Pasgat.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Pendidikan di TNI Terbuka untuk Pemuda PNG
Melansir laman resmi TNI AU, Senin (15/7) dijelaskan, kursus jump master merupakan bagian penting dari pelatihan pasukan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan prajurit dalam operasi penerjunan. Para peserta kursus telah mengikuti serangkaian pelatihan intensif yang mencakup teori dan praktik penerjunan, serta penanganan situasi darurat di udara. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































