HANKAM

Komandan KRI Diponegoro-365 Berbagi Wawasan dan Pengalaman kepada Taruna AAL

Komandan KRI Diponegoro-365 Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu
Komandan KRI Diponegoro-365 Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu berbagi kisah dalam program pengasuhan "Mentor Bercerita" kepada taruna AAL, Surabaya, Sabtu (22/3). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Komandan KRI Diponegoro-365 Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu berbagi wawasan dan pengalaman kepada para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) pada program "Mentor Bercerita" di Surabaya, Sabtu (22/3).

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Letkol Laut (P) Antonius Februar Prima Hadi, menjelaskan program tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai tugas dan tantangan yang akan dihadapi para taruna ketika menjadi perwira.

"Kegiatan berlangsung dinamis dan interaktif dengan antusiasme tinggi dari para taruna yang aktif bertanya dan berdiskusi," jelas Antonius, dalam keterangannya, dikutip Senin (24/3).

Baca Juga: Sebanyak 270 Bintara Siswa Terima Baret Coklat Arhanud

Selain itu, Wirastyo berbagi wawasan serta pengalaman perwira TNI AL saat ditugaskan sebagai pasukan penjaga perdamaian di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) MTF 448 Unifil.

"Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu yang baru menyelesaikan misi sebagai Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-O Unifil, berbagi pengalaman berharga kepada 673 taruna tingkat 1, 2, dan 3," lanjut Antonius.

Pada kesempatan tersebut, Wirastyo juga menyerahkan kenang-kenangan berupa buku berjudul "1692 Tons of Diplomacy" kepada beberapa perwakilan taruna. Buku menjadi visualisasi dari tugas yang telah dijalankan oleh Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O Unifil dalam misi internasional.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI di Ternate Dikirim ke Papua, Dilepas dengan Upacara Adat

"Kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana berbagi pengalaman, tetapi juga sebagai ajang diskusi dan pertukaran pengetahuan," kata Wirastyo, dikutip dari siaran pers Dispen Koarmada II.

Adapun KRI Diponegoro bertugas dari Januari 2024-Januari 2025 di Lebanon. Selama misi berlangsung, kapal perang ini menjaga keamanan serta melakukan sejumlah rangkaian latihan bersama unsur MTF 448 Unifil lainnya di Laut Mediterania

Saat bertugas di Lebanon, KRI Diponegoro mengangkut 120 personel satgas yang terdiri dari 105 awak kapal, 9 kru helikopter Panther HS-1305, 1 perwira intelijen, 1 perwira psikologi, 1 perwira kesehatan (dokter), 1 perwira penerangan, 1 penyelam, dan 1 prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska). (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.