HANKAM

Komandan Batalyon 11 RAMD Tentara Diraja Malaysia Sambangi Brajamusti

yonarmed
Foto bersama satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI - Malaysia Batalyon Armed 10/ Bradjamusti dan Batalyon 11 RAMD Tentara Diraja Malaysia di Kabupaten Kapuas Hulu. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Komandan Batalyon 11 RAMD Tentara Diraja Malaysia (TDM) Letkol Fuad melakukan kunjungan ke Makotis Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (17/6).

Kedatangan Fuad ke satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI - Malaysia Batalyon Armed 10/ Bradjamusti ini menurut Dansatgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti Mayor Arm Ady Kurniawan merupakan bentuk kerja sama antara sesama petugas pengamanan di perbatasan.

Baca Juga: Prajurit Menkav 2 Marinir Berangkat Amankan Pulau Terluar di NTT

"Kita berharap agar kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dilaksanakan, sehingga antara prajurit TNI dan Tentara Diraja Malaysia terjalin kerjasama dan komunikasi yang baik dan hubungan yang semakin solid dan harmonis,” ucap Ady.

Sementara itu, Fuad mengatakan bahwa kedatangannya sebagai bentuk menjalin silaturahmi dan membahas beberapa kegiatan yang dapat dilakukan secara bersama-sama di wilayah perbatasan.

“Selain sepakat menjaga perbatasan bersama, pada kunjungan ini juga dibahas mengenai sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan secara bersama-sama, seperti patroli terkoordinasi, olahraga bersama, maupun kegiatan positif lainnya yang dapat dilakukan antara TNI dan TDM di wilayah perbatasan,” kata Fuad.

Baca Juga: KRI SIM-367 bersama Kapal Perusak Rusia Admiral Panteleyev Bermanuver di Laut Jawa

Dalam kunjungan itu, perwakilan militer negara tetangga ini juga membahas persamaan persepsi dalam penanganan kegiatan ilegal di wilayah perbatasan RI - Malaysia.

“Selain bersilaturahmi kami juga berkoordinasi jika terdapat suatu tangkapan di wilayah perbatasan, menjalin dan menjaga hubungan baik antar kedua belah negara,” ungkap Letkol Fuad. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.