HANKAM

Kolonel Rully Riono Resmi Jabat Danpusteral, Emban Tugas Teritorial

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali bersama Kolonel Laut (P) Rully Riono (kiri) dan Laksamana Pertama Albertus Agung Priyo S. (kanan) saat sertijab Danpusteral di Mabesal, Jakarta, Selasa (14/7). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Pusat Teritorial Angkatan Laut (Danpusteral) di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Selasa (14/7).

Dalam mutasi tersebut, Kolonel Laut (P) Rully Riono resmi menggantikan Laksamana Pertama Albertus Agung Priyo S. yang kini beralih tugas menjadi Wakil Asisten Teritorial (Waaster) KSAL. Pergantian pimpinan matra laut ini berfokus penuh pada penguatan komando kawasan pantai nusantara.

Baca Juga: ‘Banjir Darah’ di Kalimantan Barat, Ini Cara TNI Bantu Sesama

Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menjelaskan, rotasi personel ini bertujuan menjaga ritme organisasi. Hal itu demi mendongkrak performa kerja satuan di lapangan.

"Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan personel TNI AL untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Pusteral," tulis Dispenal dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (15/7).

Dispenal menambahkan, fokus utama Danpusteral baru mencakup pengelolaan wilayah pesisir secara menyeluruh. Satuan ini memikul tanggung jawab besar dalam mengamankan basis pertahanan laut tanah air.

"Melalui regenerasi kepemimpinan tersebut, diharapkan Pusteral semakin optimal dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat maritim," lanjut Dispenal.

Baca Juga: Modal UU TNI Anyar, Ratusan Perwira Kapal Perang Bersiap Jaga Penuh ZEE

Sosok Rully Riono sendiri memiliki rekam jejak panjang di lingkup teritorial maritim. Lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-41 tahun 1995 ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komandan (Wadan) Pusteral sejak awal Januari 2026.

Prajurit korps pelaut peraih gelar Doktor dari Universitas Trisakti ini juga kaya pengalaman operasional di wilayah perbatasan laut. Rully tercatat pernah memimpin Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dabo Singkep, menjabat Kepala Departemen Strategi Seskoal, hingga mengawal perencanaan anggaran selaku Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I yang membawahi wilayah Selat Malaka serta Laut Natuna Utara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.