HANKAM

Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana Resmi Jabat Danpusdiklatpassus, Pecah Bintang

Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana
Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana (sisi paling kanan). (Foto: Penkopassus)

Jakarta, IDM – Hari Kamis (12/6) lalu, dua jabatan strategis di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dirombak. Perubahan ini ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin oleh Danjen Kopassus, Mayjen TNI Djon Afriandi di Mabes Kopassus.

Diantara dua nama tersebut ada nama Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana yang resmi menjabat Danpusdiklatpassus Kopassus menggantikan Brigjen TNI Ferdial Lubis yang menjadi Wakil Danjen Kopassus.

Baca Juga: TNI Berangkatkan Satgas Kizi Konga XX-V Monusco ke Kongo, Ini Perannya

Dengan posisi baru ini, Romel mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI. Sebab jabatan barunya sebagai Danpusdiklatpassus Kopassus ini, sesuai aturan hanya dijabat perwira tinggi (Pati) berpangkat Brigjen TNI.

Pengalaman memburu teroris di Poso

Dikutip dari berbagai sumber, Romel memiliki segudang pengalaman dan prestasi di medan operasi selama karier militernya. Dia tercatat pernah diterjunkan dalam Operasi Tinombala memburu teroris di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 2017.

Baca Juga: Dalam Sepekan TNI Sita Senpi dan Granat di Perbatasan, Ini Totalnya

Romel juga banyak menghabiskan waktunya di Korps Baret Merah. Diantaranya jadi Danton-3 KI-3 Yon-21 Grup-2/2002, Pasi Log Yon-21 Grup-2 Kopassus pada 2005, kemudian menjadi Pasi Ops Yon-21 Grup-2 Kopassus pada 2006, Dansusko Seko Pusdikpassus, Kasi Opslat Pusdikpassus pada 2012.

Di tahun 2015 dia ditunjuk menjadi Danyon 23 Grup 2 Kopassus dan Dansepara Pusdiklatopassus 2018. Kemudian diangkat menjadi Dandim 0316/Batam. Tahun 2018 kembali ke kesatuannya menjadi Waasren Danjen Kopassus pada 2019, kemudian Dangrup 1 Kopassus pada 2022, Koorsmin Panglima TNI pada 2024 dan akhirnya Danpusdiklatpassus Kopassus pada akhir Mei 2025. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.