Kolonel Dony Fatra Resmi Jabat Danbrigif Jaya Sakti, Pengalaman Intelijen dan Pasukan Khusus

Jakarta, IDM – Kolonel Inf Dony Fatra resmi menjabat Komandan Brigif Pengamanan Ibu Kota (PIK) 1/Jaya Sakti (JS). Ia dilantik oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi di Aula Mabrigkav 1/LA, Tangerang, Sabtu (26/9).
Dilansir dari keterangan Penkodam Jaya/Jayakarta, Senin (28/9), Deddy pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD yang dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pembinaan satuan sekaligus memberikan penyegaran dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepemimpinan.
Baca Juga: Tak Cuma Ranpur, TNI AL Proyeksikan Sistem Nirawak untuk Marinir
Kepada pejabat lama, Deddy mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama memimpin satuan. Sementara kepada pejabat baru, ia berpesan agar segera beradaptasi, membangun komunikasi yang baik, serta membawa satuan menjadi semakin profesional, solid, dan siap menghadapi setiap tantangan tugas.
"Pergantian pejabat bukan sekadar pergantian personel, tetapi merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas satuan," kata Deddy.
Pengalaman Intelijen dan Pasukan Khusus
Danbrigif 1 PIK/JS yang baru, Kolonel Inf Dony Fatra tercatat punya pengalaman di bidang intelijen dan pasukan khusus, ia telah memegang sejumlah komando strategis di lingkungan Kopassus, Kostrad, Teritorial, hingga Kodam Jaya.
Pendidikan Militer yang diembannya yaitu Akademi Militer (Akmil) lulusan Tahun 2003, Pendidikan Dasar Kecabangan Infanteri (Sussarcab Inf)Komando (Pusdiklatpassus), pendidikan khusus kualifikasi prajurit elite Korps Baret Merah (Kopassus), Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).
Baca Juga: Piala Panglima TNI, Turnamen Domino Pecahkan Rekor MURI
Untuk riwayat jabatan, Dony pernah menjadi Komandan Batalion (Danyon) 23 Grup 2 Kopassus (2019), Komandan Batalion (Danyon) Satria Sandi Yudha Kostrad (2021–2022), Komandan Kodim (Dandim) 0902/Berau, Kodam VI/Mulawarman (2022–2023), Koordinator Umum Latihan (Koordum Lat) Pratugas Satgas Rajawali V (2024–2026) dan sekarang Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) Pengamanan Ibu Kota 1/Jaya Sakti, Kodam Jaya.
Riwayat penugasan tercatat telah melaksanakan penugasan operasi baik di dalam maupun di luar negeri, di antaranya penugasan operasi ke wilayah Papua, penugasan militer ke Filipina, Singapura, Australia, dan Brunei Darussalam.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































