HANKAM

Kolaborasi Marinir dan KDM, Didik Pelajar Jabar lewat Gapura Waluya 2025

Kang Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi saat pembukaan program Gapura Waluya 2025, di Cilandak, Jakarta, Selasa (21/10). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM – Korps Marinir dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kompak mendidik pelajar lewat program Gapura Waluya 2025. Kegiatan ini digelar di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Selasa (21/10).

Program ini merupakan kerja sama Korps Marinir dan Pemprov Jawa Barat untuk membentuk pelajar yang disiplin, tangguh, serta berjiwa nasionalis. Ratusan pelajar SMA dari berbagai daerah di Jabar ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengatakan pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah membangun karakter generasi muda.

Baca Juga: Tinjau Markas Baru Yontaipur Cikarang, Panglima TNI: Untuk Pastikan Kesiapan Satuan

“Kegiatan ini bukan cuma latihan fisik, tapi pembentukan karakter. Kami ingin pelajar Jawa Barat tumbuh jadi generasi yang tangguh, disiplin, dan berakhlak,” kata Dedi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Rabu (22/10).

Kang Dedi Mulyadi
Penyematan tanda peserta kepada pelajar Jabar yang mengikuti Gapura Waluya 2025. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Sementara itu, Kepala Staf Korps Marinir (Kaskormar) Mayjen TNI (Mar) Muhammad Nadir, menegaskan Marinir akan terus hadir dalam kegiatan positif bagi generasi muda.

“Melalui pelatihan ini, para pelajar bisa belajar langsung arti disiplin, kerja sama, dan pantang menyerah dari prajurit Marinir,” ujar Nadir.

Baca Juga: 30 Prajurit Perempuan Dilantik jadi Perwira Muda TNI AD

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kegiatan diawali dengan laporan komandan upacara dan penyematan tanda peserta oleh Gubernur Jawa Barat serta Kaskormar.

Program Gapura Waluya 2025 dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan. Selain pembekalan karakter dan kepemimpinan, peserta juga akan mengikuti pelatihan lapangan bersama prajurit Marinir. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.