Kolaborasi Intel TNI AD dan Satgas BAIS Bongkar Sindikat Ballpress di Nunukan

Jakarta, IDM – Kolaborasi Satgas BAIS, Satgas Intel Kodam VI/Mulawarman, Intel Korem 092/Maharajalila, dan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL berhasil menggagalkan sindikat ballpress ilegal (istilah untuk pakaian, sepatu, atau aksesori bekas impor yang dikemas padat dalam karung besar).
Ballpress tersebut masuk lewat Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara pada Minggu, (22/2) malam. Barang ilegal ini kemudian diserahkan langsung kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Nunukan.
Baca Juga: TNI AD Fokus Pembinaan Mental dan Rohani Prajurit
Dilansir dari keterangan Penkodam VI/Mulawarman, total ada 8 karung ballpress terdiri dari 800–1.000 potong dan nilai perkiraan mencapai Rp 40.000.000.
Kronologi Penggagalan Ballpress
Temuan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya tumpukan karung mencurigakan yang ditutup terpal hitam di pinggir sungai. Setelah dilakukan pengecekan, tim menemukan delapan karung ballpress berisi pakaian bekas impor ilegal yang masih tersegel kawat.
Selanjutnya, barang diamankan ke Pos Koki Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL sebelum dikirim ke Pelabuhan Tunontaka Nunukan untuk dilakukan pemeriksaan menggunakan X-ray guna memastikan tidak terdapat barang terlarang lainnya.
Praktik penyelundupan melalui jalur sungai dan jalur tidak resmi perbatasan masih aktif, dengan modus penimbunan sementara (drop system) sebelum didistribusikan oleh jaringan tertentu. Selain merugikan negara dari sisi penerimaan kepabeanan, praktik tersebut juga berdampak pada pelaku usaha tekstil dalam negeri serta berpotensi terhubung dengan jaringan kejahatan lintas batas lainnya.
Baca Juga: TNI AL Evaluasi 154 Jenis Kapal Perang, Kapusjianmar Soroti Pentingnya Efisiensi Armada
Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayah perbatasan.
“Kami tidak akan memberi ruang terhadap segala bentuk aktivitas ilegal yang merugikan negara. Sinergi antarsatuan dan dukungan masyarakat menjadi kunci dalam setiap pengungkapan. Kodam VI/Mulawarman akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur rawan guna menutup celah penyelundupan,” tutupnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































