HANKAM

Kodim 0303 Bengkalis Berjibaku Selamatkan Cagar Biosfer GSK dari Amukan Bara Api

Karhutla
Prajurit Kodim 0303/Bengkalis masih konsisten menanggulangi kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil (GSK). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Prajurit Kodim 0303/Bengkalis masih konsisten menanggulangi kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil (GSK) kilometer 75 jalan Simpang Hilal Dusun II Tanjung Potai, Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Dalam keterangan resmi Dispenad diterima Senin, (26/6) bukti keseriusan itu, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto sampai terjun ke lokasi mendampingi Danramil 03 Mandau Kapten Arh Jemirianto, Pasiops Kapten Czi Suratmin, Danposramil Bathin Solapan Letda. Arh. Rickman Sinaga beserta jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Baca Juga: Satgas Indo RDB Gelar Simulasi Latihan Deteksi Bahan Peledak

Di sekitar cagar alam tersebut, Dandim mengerahkan pasukan menerobos hamparan semak belukar dan tebalnya lapisan gambut untuk sampai pada titik lokasi yang masih terdapat bara api berasap pekat. Bersinergi bersama jajaran Polres Bengkalis, RPK, Manggala Agni, BBKSDA, BPBD, MPA dan masyarakat sekitar, penanggulangan Karhutla tersebut diupayakan maksimal.

“Sampai saat ini kami dari Kodim 0303/Bengkalis bersama tim Satgas Karhutla masih konsisten lakukan pemadaman dan pendinginan titik api pada kawasan cagar Biosfer Giam Siak Kecil ini. Sejak hari pertama kebakaran, kami langsung bergerak untuk merintis jalan. Kemudian pada hari kedua, kami berhasil temukan jalan masuk yang mendekati titik api. Setelahnya langsung bongkar gulungan selang, kami juga operasikan mesin pompa air dan pasang selang pemadam. Titik-titik yang nampak masih mengeluarkan asap atau bahkan ada sumber apinya segera kita guyur sampai betul-betul padam. Sejak awal, sampai Jumat petang tadi, tim masih berjibaku di lokasi,” kata Letkol Endik.

Baca Juga: Dandim Way Kanan Serahkan 40 Unit Trail Motor Dinas Bantuan Kemhan RI

Adapun total luas lahan GSK yang terbakar diperkirakan sekira 10 hektar dan penanggulangannya masih diupayakan sampai hari ini. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.