HANKAM

Kodiklatal Luluskan 10 Prajurit Berkemampuan Siber

Danpusdiklek Kodikdukum Kodiklatal Kolonel Laut (E) Yusup Budi Santosa
Danpusdiklek Kodikdukum Kodiklatal Kolonel Laut (E) Yusup Budi Santosa menutup kursus bintar siber TNI AL, Surabaya, Jumat (3/1). (Foto: Dok. Dispen Kodiklatal)

Jakarta, IDM – Pusat Pendidikan Elektronika (Pusdiklek) di bawah Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum) Kodiklatal, resmi meluluskan 10 siswa dari jajaran komando utama TNI AL, pascamengikuti kursus bintara siber TNI AL, Surabaya, Jumat (3/1).

Komandan Pusdiklek (Danpusdiklek) Kodikdukum Kodiklatal Kolonel Laut (E) Yusup Budi Santosa, menjelaskan ke-10 siswa tesebut telah menjalani kursus bintara siber TNI AL selama 2 bulan.

"Selamat atas keberhasilan para alumni kursus bintara siber TNI AL 2024 yang telah menyelesaikan tugas belajarnya dengan baik," ucapnya, dikutip dari keterangan Dispen Kodiklatal, Senin (6/1).

Baca Juga: Kadispenad Sebut TNI AD Kerahkan 351 Kodim untuk Program Makan Bergizi Gratis

Kegiatan kursus yang telah berlangsung selama 2 bulan ini, dalam penutupan tersebut dilaksanakan penanggalan tanda peserta dan penyerahan sertifikat oleh Danpusdiklek kepada perwakilan peserta Susba Siber TNI AL TA. 2024 atas nama Serma Esa Dika Yudha P.

Yusup berharap kepada para peserta kursus agar ilmu yang didapat selama kursus menjadi bekal untuk mendukung tugas sehari-hari. Dia menilai, ketersediaan sumber daya manusia berkualitas sangat penting untuk meningkatkan kinerja organisasi dalam menjawab tantangan tugas di masa depan.

"Maka dalam sumber daya prajurit TNI, khususnya angkatan laut serta segenap unsur pendukungnya, hanya dapat terlaksana secara efektif apabila disertai adanya kemauan kerja keras dan kerja cerdas masing-masing personel," kata Yusup.

Baca Juga: Lulus Pendidikan di Australia, Mayor Fahmi Jadi Komandan Sekolah Kapal Selam

Dia mengungkapkan, prajurit TNI AL dituntut untuk menguasai teknologi elektronika, terutama dalam mengawaki instrumen teknologi alutsista yang berbasis komputer, baik dalam lingkungan departemen pertahanan TNI AL.

"Hal ini perlu dipahami, karena hampir semua alutsista kita berbasis komputer ssehingga harapan saya kepada peserta agar mampu melaksanakan setiap tugas dengan tanggung jawab secara profesional, apalagi saudara sekarang mempunyai basic Siber Security serta ilmu kalian sangat di pertimbangan dan dibutuhkan untuk organisasi TNI AL," tegasnya.

Dalam penutupan kursus tersebut, Yusup menanggalkan tanda peserta dan penyerahan sertifikat kepada perwakilan dari 10 peserta kursus sibet TNI AL 2024, atas nama Serma Esa Dika Yudha P. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.