Kodiklatal Latih Penyelam TNI AL Jadi Instruktur Selam Profesional

Jakarta, IDM - Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) melalui Pusat Pendidikan Khusus (Pusdiksus) Kodikopsla, melatih penyelam TNI AL menjadi pelatih selam profesional untuk mendidik siswa.
Tercatat, ada 10 prajurit yang berprofesi sebagai penyelam TNI AL mengikuti kursus pelatih penyelam. Berdasarkan agenda, pelaksanaan kursus akan berlangsung selama tiga bulan.
Baca Juga: Aksi Prajurit Brigif Raider Kostrad Laksanakan Latihan Pengintai di Hutan Papua
Komandan Pusdiksus Kolonel Laut (P) Gering Sapto Sambodo, menyampaikan kursus pelatih penyelam adalah kursus keahlian bersifat profesi, untuk menambah ilmu atau keterampilan sebagai pelatih penyelam.

"Dengan waktu yang terbatas ini, diharapkan para peserta dapat menyerap, memahami, dan mengerti semua materi yang diberikan instruktur, baik teori maupun praktik," ujar Gering dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Rabu (24/5).
Baca Juga: Prajurit Korps Marinir Unjuk Skill Tembak dengan Marinir Pakistan
Ia meyakini, para peserta kursus pelatih sudah dipersiapkan oleh satuan masing-masing, bahkan mereka memiliki kemampuan sebagai seorang penyelam dengan jam selam tinggi serta pengalaman penugasan.
"Kalian tidak semata-mata datang kursus di Seselam Pusdiksus, tapi dituntut dapat menjadi seorang pelatih atau instruktur selam mahir dan andal dalam mengajar, mendidik, dan melatih siswa nantinya," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































