HANKAM

Kodam XVII/Cenderawasih Tak Mau Prajurit Lengah di Jalan, Etika Berkendara Diperketat

Personel Kodam XVII/Cenderawasih
Kodam XVII/Cenderawasih memperluas pembinaan disiplin hingga ke jalan raya. (Foto: Dok. Kodam XVII/Cendrawasih)

Jakarta, IDM – Kodam XVII/Cenderawasih memperluas pembinaan disiplin hingga ke jalan raya dengan memperkuat kesadaran personel terhadap keselamatan dan etika berkendara.

Upaya dilakukan melalui Sosialisasi dan Pembekalan Tata Cara serta Etika Berkendara yang digelar Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih di Makodam XVII/Cenderawasih, Kota Jayapura.

Kegiatan yang melibatkan 77 peserta itu turut menghadirkan Ditlantas Polda Papua dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua.

Pembekalan menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman prajurit dan PNS Kodam XVII/Cenderawasih mengenai keselamatan berlalu lintas, baik saat menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.

Baca Juga: KSAD Ungkap Bahaya Nyata yang Bisa Hancurkan Karir dan Nyawa Prajurit TNI AD

Danpomdam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpm Roby Zulkarnaen, mengatakan disiplin berlalu lintas masih menjadi perhatian sehingga pembinaan harus dilakukan secara konsisten.

Menurutnya, upaya menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas tidak cukup hanya melalui pengawasan maupun penegakan hukum.

Faktor terpenting adalah tumbuhnya kesadaran dari setiap personel untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari perilaku sehari-hari.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap personel Kodam XVII/Cenderawasih semakin memahami tata cara dan etika berkendara, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir,” ujar Roby.

Ia menekankan sejumlah langkah yang perlu menjadi perhatian personel, mulai dari pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, pembinaan disiplin, evaluasi terhadap setiap kejadian lalu lintas, hingga penerapan 16 tugas pengemudi.

Baca Juga: TNI Rekrut Pilot TNI AU lewat Program PSDP, Ada 21 Calon Jalani Sidang Pantukhir

Roby juga mengingatkan status sebagai prajurit tidak membuat seseorang terbebas dari kewajiban mematuhi aturan lalu lintas.

Sebaliknya, personel TNI dituntut menjadi contoh dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Marilah kita sama-sama menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Disiplin tidak hanya diterapkan saat melaksanakan tugas, tetapi juga ketika berada di jalan,” tegasnya.

Dalam pembekalan, Ditlantas Polda Papua yang diwakili AKP Novalius Yoku memberikan pemahaman mengenai berbagai instrumen penegakan hukum lalu lintas, termasuk tilang elektronik, tilang manual, serta teguran.

Novalius menegaskan penegakan aturan pada dasarnya bukan semata-mata bertujuan memberikan sanksi kepada pelanggar, melainkan menciptakan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Baca Juga: Gunakan CN-235 AU Prancis, SOF TNI dan US Army Laksanakan Infiltrasi Udara di Lanud Gatot Soebroto

“Semua aksi yang dilakukan dalam penegakan lalu lintas pada prinsipnya adalah untuk keselamatan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman sebagai kebiasaan yang tidak boleh ditawar setiap kali berkendara.

Sinergi antara Pomdam XVII/Cenderawasih, Polda Papua dan Jasa Raharja menunjukkan bahwa keselamatan berlalu lintas membutuhkan pendekatan lintas sektor.

Kodam Cendrawasih menyatakan keselamatan berkendara merupakan bagian dari disiplin dan profesionalisme personel.
Sehingga pembinaan berlalu lintas bukan hanya ditujukan untuk mengurangi angka kecelakaan, tetapi juga membentuk prajurit yang mampu menjadi teladan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.