HANKAM

Kodam I/BB Gagalkan Pengiriman Ratusan Pil Ekstasi, Indikasi Keterlibatan TNI

Kodam I/BB
Kodam I/ Bukit Barisan (BB) menggagalkan pengiriman 448 butir pil ekstasi di Loket Pool Bus Pelangi, Jalan Sunggal No.12A, Medan, pada Rabu (25/12). (Foto: Dok. Pendam I/BB)

Jakarta, IDM – Kodam I/ Bukit Barisan (BB) menggagalkan pengiriman 448 butir pil ekstasi di Loket Pool Bus Pelangi, Jalan Sunggal No.12A, Medan, pada Rabu (25/12).

Keberhasilan ini bermula dari adanya indikasi keterlibatan anggota TNI dalam jaringan narkoba. Paket tersebut diantar seorang pria berambut cepak, dengan pengirim berinisial SI dan penerima berinisial BI yang berada di Jakarta.

Baca Juga: Panglima TNI Tinjau Posko Nataru di Tol Cikampek

"Kami menyerahkan lagi hasil tangkapan narkoba jenis ekstasi kepada Polda Sumut, setelah sebelumnya menyerahkan 20 kilogram sabu-sabu. Barang bukti berupa 448 butir pil ekstasi tersebut telah diserahkan secara resmi kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut," kata Pangdam I/BB, Mayjen TNI Rio Firdianto, dalam konferensi persnya dikutip dari Pendam I/BB, Sabtu, (28/12).

Ia menjelaskan hal bermula dari sekuriti segera melaporkan kecurigaannya kepada Deninteldam I/BB yang kemudian mendatangi lokasi, membuka paket, dan memeriksa rekaman CCTV. Di dalam paket ditemukan 448 butir pil ekstasi berwarna merah berbentuk bulat dan pil berwarna pink berbentuk petak.

"Seluruh pil ini telah diuji dan terbukti sebagai ekstasi. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut tidak ditemukan bukti keterlibatan oknum TNI dalam kasus tersebut. Meskipun demikian Kodam I/BB tetap berkomitmen penuh dalam mendukung pemberantasan narkoba dan tidak memberikan toleransi kepada anggota apabila terbukti melakukan pelanggaran," kata Rio.

Baca Juga: Puspenerbal Siagakan Pesawat Casa dan Helikopter Panther untuk SAR Selama Nataru

Kodam I/BB bersama Polda Sumut dan Pemprov Sumut akan terus bersinergi untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut. Seperti yang telah dilakukan dalam penggerebekan kampung narkoba di Tangkahan, Langkat, yang berhasil mengamankan 44 orang, juga disita berbagai jenis narkoba dalam jumlah signifikan dan ratusan alat isap (bong).

"Operasi ini merupakan bukti keseriusan kita dalam menindaklanjuti arahan Presiden untuk memberantas narkoba di Sumatera Utara," kata Rio. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.