HANKAM

Kodam Cenderawasih Siap Amankan Program Pangan Nasional untuk Perkuat Ketahanan Indonesia

Kodam Cenderawasih
Kodam Cenderawasih siap amankan program Pangan Nasional untuk perkuat ketahanan Indonesia. (Foto: Dok. Kodam Cendrawasih)

Jakarta, IDM – Dukungan TNI terhadap program swasembada pangan nasional kembali ditegaskan melalui keterlibatan aktif Kodam XVII/Cenderawasih dalam pembangunan sektor pertanian di Papua.

Komitmen tersebut disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang saat menghadiri Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua 2026 yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan dan energi nasional melalui pengembangan lahan pertanian baru, peningkatan produktivitas pangan, serta hilirisasi komoditas perkebunan di wilayah Papua.

Dalam forum yang dihadiri jajaran Kementerian Pertanian, pemerintah daerah Papua, dan unsur TNI itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan Papua memiliki posisi penting dalam peta pembangunan pangan nasional.

Baca Juga: Indonesia Buka Peluang Penguatan Kerja Sama Pertahanan dan Pendidikan Militer dengan Jerman

Potensi lahan yang luas dinilai mampu menjadi kekuatan baru Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari wilayah lain.

“Kita bangun lumbung pangan di Papua, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi sehingga kebutuhan pangan dapat dipenuhi secara mandiri dan menghasilkan surplus di masing-masing wilayah,” ujar Amran.

Bagi TNI, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian integral dari ketahanan nasional.

Ketersediaan pangan yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan daya tahan bangsa menghadapi berbagai tantangan global.

Baca Juga: Indonesia dan Negara-negara ASEAN Berbagi Data Intelijen Tekan Risiko Terorisme dan Ancaman Siber

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menegaskan seluruh jajaran Kodam siap mendukung penuh pelaksanaan program pemerintah di Papua.

Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui pendampingan kepada petani, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, hingga membantu percepatan pembangunan infrastruktur pendukung pertanian.

“Kodam XVII/Cenderawasih beserta seluruh jajaran siap mendukung dan menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegas Pangdam.

Menurutnya, pembangunan sektor pertanian di Papua memiliki dampak strategis yang luas.

Selain meningkatkan produksi pangan nasional, program tersebut juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan, memperkuat perekonomian masyarakat lokal, dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Kirim 2 Perwira Paspampres Belajar Militer ke AS

Keterlibatan TNI dalam mendukung program pangan nasional sendiri telah berlangsung melalui berbagai kegiatan, mulai dari pendampingan petani, optimalisasi lahan, pembangunan sarana irigasi, hingga pengawalan program strategis pemerintah di daerah.

Langkah tersebut sejalan dengan konsep pertahanan negara yang tidak hanya berfokus pada aspek militer, tetapi juga mencakup penguatan sektor-sektor strategis yang menopang kedaulatan bangsa.

Konsolidasi Pembangunan Pertanian Papua 2026 pun menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian Papua.

Dengan kolaborasi yang solid, Papua diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu lumbung pangan strategis nasional yang berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan sekaligus memperkuat fondasi pertahanan Indonesia di masa depan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.