HANKAM

Koarmada III Bahas Revisi Doktrin Amfibi, akan Kembangkan Konsep Manuver Baru

Koarmada III gelar forum diskusi.
Koarmada III menggelar forum diskusi untuk membahas revisi doktrin operasi amfibi, Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (11/7). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM – Koarmada III menggelar forum diskusi terkait rencana revisi doktrin operasi amfibi. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama Singgih Sugiarto di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (11/7).

Singgih mengatakan, forum diskusi ini sebagai wadah dalam menghimpun masukan strategis dari para perwira dan pelaku lapangan untuk mendukung penyempurnaan doktrin operasi amfibi.

Baca Juga: Prajurit Pasmar 1 Selesai Bertugas Amankan Pulau-Pulau Terluar Barat Indonesia

"Masukan dari para perwira digunakan untuk mendukung penyempurnaan doktrin operasi amfibo yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, dinamika ancaman, dan kebutuhan operasi modern," kata Singgih, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III.

Menurutnya, pembaruan doktrin penting dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi tantangan tugas ke depan.

"Doktrin baru diharapkan mendukung pengembangan kemampuan amfibi berbasis konsep manuver kapal ke objek ( ship to objective maneuver serta memperkuat kesiapan dan sinergi satuan operasi di wilayah strategis nasional," ujar Singgih.

Baca Juga: 78 Putra Papua Lolos Seleksi Bintara TNI AD: Tong Papua Hebat!

Adapun doktrin operasi amfibi mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi operasi, dengan tujuan mencapai keberhasilan dalam pertempuran di wilayah pesisir dan pulau-pulau.

Operasi amfibi yang melibatkan pendaratan pasukan dari laut ke darat, merupakan operasi militer yang kompleks dan membutuhkan koordinasi serta profesionalisme tinggi prajurit TNI AL maupun Korps Marinir. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.