Koarmada II Lepas Kepulangan Kapal Selam HMAS Farncomb ke Australia

Jakarta, IDM - Koarmada II melepas kapal selam Angkatan Laut Australia atau Royal Australian Navy (RAN) submarine HMAS Farncomb yang bertolak kembali ke Australia dari Surabaya, Selasa (6/12).
Dalam sambutannya, Kaskoarmada II Laksamana Pertama TNI Andi Abdul Aziz, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan diskusi bersama yang telah terlaksana. "Semoga kembali dengan selamat sampai di Australia," ucapnya dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (7/12).

Andi juga mengatakan, diharapkan dengan adanya hubungan kerja sama yang sudah terjalin antar kedua negara dapat meningkatkan latihan bersama tentang penyelamatan kapal selam.
Pada kesempatan tersebut, CO HMAS Farncomb CMDR Calvin Timms juga berterima kasih atas sambutan TNI AL, khususnya Koarmada II yang ramah serta mendapat dukungan fasilitas selama di Surabaya.

Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dukungan pengamanan serta fasilitas labuh bertujuan meningkatkan kerja sama antarangkatan laut, baik bilateral maupun multilateral.
Baca: Koopskasel dan KKIP Bahas Pengembangan Industri Kapal Selam dalam Negeri
Hal tersebut menggambarkan bagaimana pentingnya kerja sama angkatan laut dengan negara-negara sahabat untuk menjaga stabilitas keamanan kawasan dan membangun kepercayaan internasional terhadap TNI AL. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































