HANKAM

Koarmada II Kerahkan 5 KRI Distribusikan Pasokan Logistik untuk Korban Gempa di Reo

Koarmada II Kerahkan 5 KRI Distribusikan Pasokan Logistik untuk Korban Gempa di Reo
Para personel Kormada II mengangkut bantuan ke dalam KRI-BHT 370 yang akan didistribusikan untuk korban bencana gempa bumi di Reo, Kabupaten Manggarai. (Foto: Dok. Penkoarmada II)

Jakarta, IDM – Komando Armada (Koarmada) II mengerahkan KRI Bung Hatta-370 untuk mendukung percepatan penanggulangan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

KRI Bung Hatta (BHT)-370 yang berada di bawah kendali operasi (BKO) Guskamla Koarmada II mendistribusikan bantuan kemanusiaan berupa 1.150 paket sembako dari Presiden Prabowo Subianto dan 200 tenda keluarga dari BNPB untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Reo, Kabupaten Manggarai.

Usai menyelesaikan proses keberangkatan, KRI BHT-370 langsung bergerak dari Labuan Bajo menuju Reo pada Rabu (19/8).

Baca Juga: Sri Lanka Studi Banding di Indonesia Belajar Strategi Pertahanan

Komandan Guskamla Koarmada II Laksma TNI Edy Setyawan menyampaikan, aksi cepat tanggap tersebut merupakan implementasi perintah Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya sesuai dengan komitmen Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.

“Agar TNI Angkatan Laut senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan bantuan pada situasi darurat dan bencana alam,” kata Edy seperti dikutip dari siaran pers Koarmada II.

Kepala Dinas Penerangan Koarmada II, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, saat dihubungi, Kamis (20/8) mengatakan sampai saat ini Koarmada II telah mengerahkan sejumlah KRI sebagai respons cepat pendistribusian logistik bagi masyarakat terdampak bencana.

“Ada lima KRI, yaitu KRI SHS-990, KRI BHT-370, KRI HIU-634, KRI TGI-539, dan KRI TCB-532,” kata Hanny.

Melalui pengerahan KRI Bung Hatta-370, jelas Hanny, Koarmada II terus mengoptimalkan kemampuan unsur laut yang membawa kebutuhan pokok untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi.

Baca Juga: TNI AD Gandeng US Army Renovasi Sekolah di Sumatra Selatan

“Sementara KR BHT masih menunggu pengumpulan bantuan lagi. Saat ini yang sedang membawa bahan kontak bantuan, KRI dr. Soeharso, KRI HIU, KRI Teluk Parigi,” jelas Hanny.

Berdasarkan keterangan Puspen TNI, upaya membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi hingga hari Rabu (19/8), telah melibatkan sebanyak 4.477 personel, 27 alutsista yang terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ALDRI.

“Pada hari kelima, sebanyak 63,073 ton bantuan telah disalurkan kepada masyarakat terdampak. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI hingga saat ini mencapai 251,317 ton,” tulis keterangan Puspen TNI.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.